Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaRagam Daerah

Bupati Kang DS Monitoring Bangunan yang Terdampak Angin Puting Beliung

670
×

Bupati Kang DS Monitoring Bangunan yang Terdampak Angin Puting Beliung

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna (pakai topi) menyapa sejumlah warga di Pasar Sehat Soreang yang terdampak angin puting beliung, Sabtu (20/9/25)

SNU//Kab. Bandung- Bupati Bandung Dadang Supriatna monitoring bangunan yang terdampak angin puting beliung di Desa Soreang Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu (20/9/2025).

Bencana itu terjadi  Jumat (19/9/2025) sekitar pukul 13.00 WIB, sejumlah rumah di beberapa RW Desa Soreang Kecamatan Soreang mengalami kerusakan akibat terdampak angin.

Example 300x600

Termasuk sejumlah rumah di Kampung Ciputih RT 01/RW 15 Desa Keramat Mulya Kecamatan Soreang, juga mengalami kerusakan.

Saat melaksanakan monitoring, Bupati Dadang Supriatna didampingi Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Hendra Hidayat dan petugas BPBD lainnya, serta unsur pemeirntah Kecamatan Soreang dan desa setempat.

Bupati Bandung Dadang Supriatna monitoring bangunan yang terdampak angin puting beliung di Desa Soreang Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu (20/9/2025).

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna mengatakan, bahwa bencana angin kencang atau angin puting beliung di Kecamatan Soreang ini adalah baru pertama kali terjadi.

“Dibandingkan dengan di Kecamatan Rancaekek hampir setiap tahun terjadi. Kenapa? Karena memang menurut hasil penelitian di Rancaekek itu adalah lokasi yang rutin terjadi angin puting beliung karena merupakan jalurnya. Tapi ini di Soreang, baru pertama kali. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi dan kita sama-sama berdoa kepada Allah SWT, bencana ini jangan sampai terus muncul melanda seluruh umat yang ada di dunia ini, terutama di Kabupaten Bandung,” tutur Kang DS di sela-sela monitoring bangunan yang terdampak angin kencang di Soreang.

Lebih lanjut Kang DS mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan potensi bencana alam. Bahkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) sudah mengumumkan untuk Sesar Lembang ini dalam kondisi siaga satu.

“Untuk itu, BPBD Kabupaten Bandung sudah melakukan edukasi kepada masyarakat, terutama kecamatan yang berpotensi terkena bencana Sesar Lembang tersebut. Masyarakat jangan panik. Kita tetap melakukan langkah-langkah apa yang akan disampaikan melalui pelatihan maupun edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat,” tuturnya.
Bupati Kang DS mengimbau kepada masyarakat untuk mencari lokasi yang aman berdasarkan petunjuk atau arahan dari BPBD saat terjadi bencana alam. (Apih)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600