Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaRagam Daerah

Bupati Tangerang Tinjau Banjir di Nuansa Mekarsari, Siapkan Normalisasi Saluran hingga Pompanisasi

2377
×

Bupati Tangerang Tinjau Banjir di Nuansa Mekarsari, Siapkan Normalisasi Saluran hingga Pompanisasi

Sebarkan artikel ini
Bupati Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid saat langsung terjun turun langsung mendatangi korban banjir di Nuansa Mekarsari, siapkan normalisasi saluran hingga pompanisasi

Tangerang//secondnewsupdate.co.id— Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung lokasi banjir di Perumahan Nuansa Mekarsari 1, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Sabtu (3/1/2026). 

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga terdampak sekaligus menyiapkan langkah penanganan jangka pendek, menengah, dan panjang.

Example 300x600

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid didampingi Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, jajaran Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Camat Rajeg, Kepala Desa Mekarsari, serta unsur RT dan RW setempat.

Banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari. 

Ketinggian air dilaporkan mencapai setinggi lutut orang dewasa, menyebabkan sejumlah warga terpaksa bertahan di rumah maupun dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.

Bupati Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid juga memberikan bantuan sembako kepada korban banjir

“Alhamdulillah hari ini kami bersama BPBD, Dinas Bina Marga SDA, Pak Camat, Pak Lurah, serta RT dan RW melihat langsung kondisi di lapangan. Tadi malam hujan turun terus tanpa henti sehingga menyebabkan banjir. Ada warga yang masih bertahan di rumah, namun ada juga yang sudah dievakuasi,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Bupati menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyiapkan sejumlah langkah penanganan. 

Bupati Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid disambut masyarakat setempat saat mengunjungi korban bajir

Untuk jangka pendek, Pemkab akan menyalurkan bantuan logistik serta menyiapkan dapur umum bagi warga yang mengungsi.

“Untuk jangka pendek, kami pastikan bantuan logistik dan kebutuhan warga yang dievakuasi segera terpenuhi. Sementara untuk jangka menengah dan panjang, kami akan melakukan normalisasi saluran, peninggian jembatan, serta menyiapkan pompanisasi untuk mempercepat pembuangan air,” jelasnya.

Ia menambahkan, program normalisasi saluran direncanakan mulai dilaksanakan pada tahun 2026 dan diupayakan dapat segera dimulai dalam waktu dekat. 

Bupati juga mengimbau masyarakat untuk kembali menggiatkan kerja bakti membersihkan lingkungan serta tidak membuang sampah ke saluran air maupun sungai.

“Kami mohon kerja sama masyarakat, terutama soal sampah. Jangan dibuang ke saluran atau sungai karena akan memperparah banjir. Jika ada sampah, kumpulkan di satu tempat dan koordinasikan dengan lurah atau camat agar segera diangkut,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua RW 06 Perumahan Nuansa Mekarsari 1, Andri Suseno, mengatakan banjir di wilayahnya hampir terjadi setiap tahun dan sangat berdampak pada kehidupan warga.

“Di lingkungan RW 06, banjir seperti ini hampir setiap tahun terjadi. Warga kami sebagian besar ekonominya menengah ke bawah, sehingga setiap banjir menimbulkan kerugian besar, terutama peralatan rumah tangga. Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Pak Bupati yang langsung turun dan memberikan solusi,” ungkapnya.

Ia berharap upaya normalisasi dan penanganan yang direncanakan pemerintah daerah dapat menjadi solusi permanen agar banjir tidak terus berulang setiap tahun.

Sementara itu, Kepala Bidang SDA Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Rijal, menjelaskan pihaknya akan mengambil langkah teknis lanjutan untuk penanganan banjir di kawasan tersebut.

Bupati Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid juga lebih dekat dengan anak-anak kecil yang tertimpa musibah banjir

“Langkah teknis yang kami ambil adalah melakukan normalisasi saluran pembuangan di Perumahan Nuansa Mekarsari yang mengarah ke Sungai Cilongok dan Sungai Cirarab. Selain itu, akan dilakukan peninggian jembatan serta pembangunan sistem pompanisasi,” jelas Rijal.

Ia menambahkan, pekerjaan normalisasi tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada pertengahan Januari 2026.

“Kami upayakan pertengahan Januari ini normalisasi sudah mulai dikerjakan,” pungkasnya.

(Diana)

banner
Example 120x600