EkonomiRagam Daerah

Business Matching Wirahebat 2026 Himpun Investasi Rp20,76 Miliar, Putri Karlina Dorong Mental Entrepreneurship

114
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Garut, drg. Hj. Luthfianisa Putri Karlina, dan berlangsung di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (24/9/2026).

Garut, Jabar l secondnewsupdate.co.id – Business Matching Wirahebat 2026 berhasil menghimpun investasi senilai Rp20.760.350.000. 

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan dunia usaha sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi Kabupaten Garut.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Garut, drg. Hj. Luthfianisa Putri Karlina, dan berlangsung di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (24/9/2026).

Dalam sambutannya, Putri menekankan pentingnya membangun mental dan pola pikir kewirausahaan (entrepreneurship), baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.

Menurutnya, pola pikir kewirausahaan menjadi salah satu modal penting agar daerah mampu tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan, tanpa terus bergantung pada berbagai bentuk bantuan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

“Karena bagi saya hari ini, pemerintah atau sebuah daerah bisa bertahan hidup ya berkelanjutan itu dengan mental entrepreneurship,” ucap Putri.

Ia menilai persoalan utama Garut bukan semata-mata keterbatasan sumber daya. Justru, kata Putri, masih banyak potensi daerah yang belum sepenuhnya tergali dan dikembangkan.

Garut yang memiliki karakter wilayah berbeda mulai dari utara, tengah hingga selatan, dinilai menyimpan potensi unggulan yang juga beragam.

“Potensi yang di dalam diri Kabupaten Garut-nya itu belum ter-unlock. Masyarakat kita di Kabupaten Garut itu dari Garut Utara, Tengah, Selatan, punya potensi yang beda-beda,” katanya.

Karena itu, Putri berharap Business Matching Wirahebat 2026 tidak berhenti pada pertemuan antara pelaku usaha dan investor. 

Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang membangun kolaborasi strategis untuk melahirkan solusi atas berbagai persoalan di daerah.

Ia menegaskan, investasi yang dibutuhkan tidak hanya dalam bentuk modal finansial, tetapi juga pertukaran gagasan, pengalaman, serta solusi yang dapat memberikan dampak sosial bagi masyarakat Garut.

“Selanjutnya, saya juga berharap pertemuan hari ini tidak hanya berbicara soal investment materiil, uang, finansial, tapi saya pun membutuhkan solusi-solusi, atau membutuhkan perputaran insight yang sifatnya untuk menyelesaikan masalah sosial di Kabupaten Garut,” tegasnya.

Putri juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang menurutnya telah berjalan cukup baik. Ia memberikan penghargaan kepada panitia maupun para investor yang hadir dan turut memberikan masukan kepada para pelaku usaha lokal.

“Event investment summit kecil-kecilan ini saya rasa cukup berhasil, tepuk tangan dulu untuk panitia. Saya terkesima dengan investor-investor yang sudah berbaik hati terutama memberi masukan, karena pasti kami sangat membutuhkan masukan-masukan itu ke teman-teman pengusaha,” ungkapnya.

Menurut Putri, rangkaian diskusi interaktif dan lokakarya bersama para ahli juga memberikan pengetahuan sekaligus tantangan baru bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis mereka ke depan.

Ia berharap hasil dari Business Matching Wirahebat 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Garut. Putri juga berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada tahun mendatang dengan skala dan hasil yang semakin besar.

“Sampai bertemu di acara Sawala Usaha Garut di tahun depan, semoga ada kesempatannya, ada rezekinya, harus lebih bagus harus lebih keren,” ujar Putri.

Dalam kegiatan tersebut, total investasi yang berhasil dihimpun melalui Business Matching Wirahebat 2026 diumumkan mencapai Rp20.760.350.000. (Agung)

Exit mobile version