Kabupaten Bandung// secondnewsupdate.co.id – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, kembali melakukan rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.
Langkah ini dilakukan untuk mengisi sejumlah posisi strategis yang kosong akibat pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun atau purna tugas.
Rotasi dan mutasi tersebut digelar di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, sekaligus pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II), Jabatan Administrator, dan Jabatan Fungsional.
Kebijakan ini dilakukan setelah satu tahun kepemimpinan Dadang Supriatna bersama Wakil Bupati Ali Syakieb untuk periode 2025–2030.

Dalam arahannya, Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS menegaskan bahwa tantangan pemerintahan ke depan akan semakin berat. Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab.
“Saya minta jalankan kepercayaan ini dengan penuh tanggung jawab. Jabatan adalah amanah, dan pertanggungjawabannya bukan hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT,” tegasnya.
Tekankan Nilai ASN BerAKHLAK dan Budaya Inovasi
Bupati Bandung juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengimplementasikan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
Menurutnya, nilai tersebut harus menjadi budaya kerja nyata, bukan sekadar slogan.
“Segera lakukan konsolidasi, tinggalkan zona nyaman, berani mengambil langkah perbaikan, berinovasi, dan responsif terhadap perubahan,” ujarnya.
Daftar 7 Pejabat Tinggi Pratama yang Dimutasi
Terdapat tujuh pejabat eselon II yang mengalami rotasi dan mutasi jabatan, di antaranya:
Dicky Anugrah dilantik sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin).
Mochamad Usman menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menggantikan Erwin Rinaldi.
Erwin Rinaldi kini menjabat Asisten Ekonomi dan Pembangunan menggantikan Nina Setiana yang memasuki masa purna tugas.
Muhamad Hairun dipercaya menjadi Asisten Administrasi Umum, sebelumnya menjabat Kepala DP2KBP3A.
Posisi Kepala DP2KBP3A kini diisi oleh dr. Mulja Munadjat, sebelumnya Direktur Utama RSUD Cicalengka.
Jabatan Dirut RSUD Cicalengka diisi oleh dr. Yani Sumpena Muchtar, yang sebelumnya menjabat Dirut RSUD Otista Soreang.
Sementara posisi Dirut RSUD Otista kini dijabat oleh dr. Yuli Irnawaty Mosjasari, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kesehatan.
Rotasi ini diharapkan mampu memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD), sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bandung. (Apih)
















