Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaSosial

Dari Abon hingga Rendang, Produk Nasabah PNM Disalurkan untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatera

184
×

Dari Abon hingga Rendang, Produk Nasabah PNM Disalurkan untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatera

Sebarkan artikel ini
Abon hingga Rendang, Produk Nasabah PNM Disalurkan untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatera, pada Senin(29/12/2025). (Foto:Krist)

Tasikmalaya//secondnewsupdate.co.id– Di tengah keterbatasan akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, secercah harapan hadir dari tangan-tangan sederhana para pelaku usaha ultra mikro binaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Perusahaan kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak dengan melibatkan langsung para nasabahnya.

Bukan sekadar bantuan logistik biasa, yang disalurkan merupakan hasil jerih payah para ibu pelaku usaha binaan PNM. Lebih dari 2.000 paket abon kemasan produksi nasabah PNM dari Serang serta rendang siap saji buatan nasabah PNM Padang dikirimkan ke lebih dari 10 titik distribusi. Bantuan disalurkan ke posko pengungsian, dapur umum, hingga rumah-rumah nasabah PNM Mekaar di Aceh Tamiang.

Example 300x600

Bantuan ini menjadi wujud nyata semangat dari nasabah untuk nasabah, sebagai bentuk solidaritas yang tumbuh dari rasa senasib dan kepedulian yang sama.

Hani Susanti, nasabah PNM asal Serang yang mengelola usaha abon siap saji, mengaku terharu dapat terlibat dalam aksi kemanusiaan tersebut.

“Sebagai pelaku usaha kecil, saya tidak pernah membayangkan produk dari dapur kami bisa sampai ke saudara-saudara di Aceh. Saya merasa bersyukur bisa ikut membantu. Semoga abon ini dapat sedikit menguatkan mereka di tengah kondisi yang sulit,” tutur Hani dalam keterangannya, Senin (29/12/2025) sore.

Hal serupa disampaikan Ningsih, nasabah PNM dari Padang yang menjalankan usaha rendang siap saji. Baginya, kabar bencana bukan hanya berita, tetapi panggilan untuk saling menopang.

“Ketika mendengar ada sesama nasabah PNM yang terdampak banjir dan longsor, kami merasa terpanggil. Lewat usaha yang kami miliki, kami ingin berbagi. Rendang ini mungkin sederhana, tapi kami berharap bisa memberi tenaga dan semangat bagi mereka yang sedang berjuang,” ujarnya.

Ningsih menambahkan, kebersamaan yang dibangun PNM melampaui hubungan pembiayaan semata.

“PNM mengajarkan kami untuk tidak hanya tumbuh sendiri, tetapi juga saling menguatkan. Di saat sulit seperti ini, rasa kebersamaan itu terasa sangat nyata,” katanya.

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menyampaikan bahwa pelibatan nasabah dalam aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari nilai yang terus dijaga perusahaan.

“Kami turut berduka atas musibah yang dialami masyarakat Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dalam upaya membantu pemulihan, kami melibatkan nasabah PNM Mekaar yang memiliki usaha makanan siap saji. Lebih dari 2.000 produk abon dan rendang karya Ibu Hani dan Ibu Ningsih telah disalurkan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan pangan sekaligus menguatkan semangat bagi para penyintas,” ujarnya.

Lebih dari sekadar makanan, bantuan ini membawa pesan kepedulian dan keinginan untuk memastikan bahwa di tengah keterbatasan, tak ada yang berjalan sendirian. Sebagai satu keluarga besar, PNM dan para nasabahnya memilih untuk terus hadir, saling menjaga, dan tumbuh bersama. (Krist)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600