InformatikaOlah RagaRagam Daerah

Dari Arena PON ke Kursi Kabid Dispora, Dian Hadianto Tetap Fokus Harumkan Nama Garut di Tarung Drajat

115
Dian Hadianto SH Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut saat diwawancarai

Garut/secondnewsupdate.co.id – Sosok Dian Hadianto bukan nama asing di dunia olahraga, khususnya cabang Tarung Drajat.

Meski kini menjabat sebagai Kepala Bidang Pengembangan Pemuda di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, ia tetap aktif membina atlet demi mempertahankan prestasi Garut di tingkat Jawa Barat hingga nasional.

Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di sela kegiatan Garut Milenial Internship Batch 5 Tahun 2026 di Gedung Pemuda Garut, Kamis (21/5/2026).

Dian mengungkapkan, sebelum mengemban jabatan sebagai Kabid Dispora Garut, dirinya merupakan pelatih Tarung Drajat tingkat nasional yang pernah menangani atlet pada tiga ajang Pekan Olahraga Nasional (PON), yakni PON Jawa Barat, PON Papua, dan PON Aceh. 

Ia pun menyatakan kesiapannya jika kembali dipercaya menangani atlet pada PON NTB mendatang.

“Kalau nanti dipercaya lagi, saya siap memegang PON NTB. Mungkin saya dipercaya menjadi Kabid juga karena prestasi dan kepercayaan dari pimpinan daerah,” ujarnya.

Saat ini, Dian tengah memusatkan perhatian pada persiapan atlet Tarung Drajat Garut menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat di Bogor. Pada babak kualifikasi sebelumnya, kontingen Tarung Drajat Garut mencatat hasil membanggakan dengan raihan 5 medali emas, 2 perak, dan 3 perunggu.

“Alhamdulillah semua atlet yang kami bawa lolos dan membawa hasil. Mudah-mudahan prestasi ini bisa dipertahankan di Porprov nanti,” katanya.

Menurut Dian, tantangan terbesar yang dihadapinya saat ini adalah membagi waktu antara tugas sebagai pejabat Dispora dengan tanggung jawab sebagai pelatih.

Meski demikian, ia bersyukur mendapat dukungan dari pimpinan daerah untuk tetap menjalankan pembinaan atlet.

“Sebagai Kabid tentu bebannya berat, tapi ini juga untuk nama baik Garut. Alhamdulillah pimpinan memberikan ruang waktu untuk saya fokus mempersiapkan atlet,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat 15 satuan latihan Tarung Drajat yang aktif di Kabupaten Garut.

Persiapan menuju Porprov telah dimulai sejak Desember 2025 usai babak kualifikasi, melalui program training center dan rencana latihan bersama dengan sejumlah daerah seperti DKI Jakarta, Yogyakarta, dan Jawa Tengah.

“Respon dari DKI, Jogja, dan Jateng sangat bagus karena mereka tahu potensi atlet Tarung Drajat Garut cukup besar,” ungkapnya.

Dian juga menegaskan bahwa atlet Tarung Drajat harus tetap fokus pada cabangnya dan tidak diperbolehkan mengikuti bela diri lain, sesuai arahan Guru Aa Boxer.

Pada kesempatan itu, Dian menyampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada pelatihnya, Jajang Almasarin atau yang dikenal sebagai Jajang Boxer. Menurutnya, sosok tersebut memiliki peran besar dalam perjalanan kariernya hingga mencapai posisi saat ini.
“Beliau sangat berjasa bagi saya. Dari beliau saya belajar sampai bisa seperti sekarang,” pungkasnya. (Asan)

Exit mobile version