Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaRagam Daerah

Desa-Desa di Pangalengan Kian Maju Berkat Program Bonus Panas Bumi Bupati Bandung Disambut Hangat,

78
×

Desa-Desa di Pangalengan Kian Maju Berkat Program Bonus Panas Bumi Bupati Bandung Disambut Hangat,

Sebarkan artikel ini
Kades Pulosari kecamatan Pangalengan, sedang rehab kantor desanya.

SNU//Kabupaten Bandung — Kebijakan pengembalian 60 persen bonus produksi panas bumi kepada daerah yang digagas Bupati Bandung Dadang Supriatna mendapat respons positif dari para kepala desa di wilayah Pangalengan. 

Salah satunya datang dari Kepala Desa Pulosari, Agus Rusman, yang menyebut program tersebut membawa dampak signifikan terhadap percepatan pembangunan desa.

Example 300x600

Agus mengungkapkan, tambahan dana dari bonus produksi panas bumi sangat membantu pemerintah desa dalam memperbaiki infrastruktur yang selama ini terhambat anggaran.

“Luar biasa sekali. Kami para kepala desa mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Bandung. Kebijakan ini benar-benar berpihak kepada masyarakat desa. 

Manfaatnya sangat dirasakan warga,” ujar Agus saat ditemui di Kantor Desa Pulosari, Senin (10/11/2025).

Papan Proyek pembangunan Kantor desa Pulosari Kecamatan Pangalengan, dengan Pagu Anggaran sebesar Rp 371.700.000

Menurut Agus, banyak desa di Pangalengan kini mampu memperbaiki fasilitas umum seperti jalan lingkungan, gang, hingga sarana perkantoran berkat adanya bonus produksi panas bumi.

Di Desa Pulosari sendiri, dana tersebut dimanfaatkan untuk membangun kantor desa baru.

“Kantor desa yang berdiri sejak 1998 sudah tidak layak. Alhamdulillah, dengan dana bonus produksi ini, kami bisa membangun kantor desa baru. Kalau tidak ada bantuan ini, mungkin pembangunannya belum tentu bisa terlaksana,” ungkapnya.

Gedung kantor desa baru berukuran 14,5 x 16,5 meter itu dibangun dengan total anggaran Rp 371,7 juta, bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Bonus Produksi Panas Bumi Tahun Anggaran 2025.

48 Desa Penerima Manfaat

Agus menyebut sedikitnya 48 desa di Kabupaten Bandung menerima manfaat bonus produksi panas bumi. Banyak pembangunan yang sempat tertunda kini bisa kembali dilanjutkan.

“Banyak desa yang bisa memperbaiki jalan beton, gang, serta sarana perkantoran. Ini sangat membantu karena bisa mengurangi beban APBDes. Pembangunan pun jadi lebih merata,” jelasnya.

Agus menilai kebijakan Bupati Dadang Supriatna merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah kepada masyarakat desa, terutama wilayah yang berada di sekitar area pemanfaatan sumber daya alam.

“Bupati Bandung menunjukkan bahwa hasil sumber daya alam bisa kembali kepada masyarakat, bukan hanya dinikmati pihak tertentu. Ini bentuk pemerataan pembangunan yang kami harapkan,” tegasnya.

Agus berharap program bonus produksi panas bumi tersebut dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya karena terbukti memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Apih)

banner
Example 120x600