Jawa Barat, Garut l secondnewsupdate.co.id – Sebuah rumah panggung di Kampung Pasirgadog, RT 02 RW 07, Desa Padahurip, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, ludes dilalap api pada Jumat (31/7/2026) pagi.
Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut menyebabkan kerugian material sekitar Rp55 juta.
Mendapat laporan kejadian, jajaran Polsek Banjarwangi Polres Garut langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, mengamankan area, serta berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Kapolsek Banjarwangi, Ipda Ipar Suparlan, mengatakan rumah yang terbakar merupakan rumah panggung berukuran sekitar 37 meter persegi milik U (36), seorang buruh yang saat ini sedang merantau ke Bandung.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, api diduga berasal dari korsleting arus listrik yang kemudian dengan cepat membakar bangunan berbahan kayu.
Salah seorang saksi, Atang (62), yang juga merupakan ayah pemilik rumah, mengaku awalnya melihat kepulan asap dan mengira ada warga yang sedang membakar sampah.
Namun setelah didekati, api ternyata sudah membakar bagian bawah ruang depan rumah dan mulai merambat ke atap.
“Warga kemudian berdatangan dan bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya hingga kobaran berhasil dikendalikan,” ujarnya.
Saat kebakaran terjadi, rumah dalam keadaan kosong. Pemilik rumah sedang berada di Bandung, sementara istrinya berada di rumah orang tuanya dan anak mereka sedang mengikuti kegiatan di sekolah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Meski demikian, seluruh bangunan rumah beserta sebagian harta benda di dalamnya hangus terbakar sehingga kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp55 juta.
Ipar menegaskan pihaknya telah melakukan langkah-langkah penanganan awal, mulai dari mendatangi lokasi, mengamankan tempat kejadian perkara, hingga melakukan pendataan dan koordinasi dengan instansi terkait.
Polres Garut juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak layak. Warga diminta rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah dan segera melapor kepada petugas apabila terjadi keadaan darurat guna meminimalkan risiko kebakaran. (Agung)
















