Jakarta//secondnewsupdate.co.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cimahi menorehkan pencapaian penting dalam perjalanan reformasi birokrasi.
Untuk pertama kalinya, Diskominfo Cimahi berhasil meraih Predikat Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan dalam ajang SAKIP dan ZI Awards 2025 yang berlangsung di Aula Kemenpan-RB, Daerah Khusus Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Tak hanya Diskominfo, dua perangkat daerah lain di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi juga turut mencatat prestasi serupa, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Kecamatan Cimahi Selatan.
Ketiganya dinilai konsisten membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kepala Diskominfo Kota Cimahi, Ahmad Saefulloh, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi tonggak penting bagi instansinya.
Menurutnya, predikat ZI merupakan pengakuan atas komitmen nyata dalam membangun birokrasi yang profesional dan bebas dari praktik korupsi.
“Predikat Zona Integritas diberikan kepada instansi yang serius mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, bebas dari KKN, serta memiliki budaya kerja antikorupsi. Bagi Diskominfo, Disdukcapil, dan Kecamatan Cimahi Selatan, ini adalah capaian perdana di tahun 2026,” ujar Ahmad. Kamis (12/2/2026).
Ia menegaskan, Zona Integritas bukan sekadar simbol penghargaan, melainkan bagian dari strategi besar reformasi birokrasi untuk mempercepat peningkatan mutu layanan kepada masyarakat.
Implementasi nilai dasar ASN Ber-AKHLAK pun menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan ZI di lingkungan Diskominfo.
“Nilai Ber-AKHLAK seperti berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif harus benar-benar terasa dalam praktik kerja sehari-hari. Zona Integritas menjadi ruang aktualisasi nilai-nilai tersebut,” katanya.
Lebih lanjut, Ahmad berharap predikat ini dapat memicu semangat seluruh ASN Diskominfo Kota Cimahi untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Kami ingin ZI ini menjadi pemicu motivasi, bukan hanya untuk mempertahankan predikat, tetapi juga memastikan seluruh layanan berjalan bersih, transparan, dan benar-benar bebas dari korupsi,” pungkasnya. (Bagdja)
















