PendidikanRagam DaerahSosial

Disorot soal Revitalisasi SMPN 1 Sukaresmi, Kepala Sekolah Beri Klarifikasi: Pekerjaan Diklaim Sesuai Spesifikasi

138

Pandeglang, Banten | secondnewsupdate.co.id — Menanggapi pemberitaan mengenai dugaan penyimpangan standar teknis dalam pelaksanaan Program Revitalisasi SMPN 1 Sukaresmi Tahun Anggaran 2026, Kepala SMPN 1 Sukaresmi, H. Suhardi, menyampaikan klarifikasi di lokasi pekerjaan, Sabtu (10/10/2026).

Dalam keterangannya, Suhardi menegaskan bahwa pihak sekolah terus melakukan pemantauan terhadap tahapan pelaksanaan revitalisasi. 

Langkah tersebut, menurutnya, dilakukan untuk memastikan kualitas pembangunan sesuai dengan dokumen perencanaan dan spesifikasi teknis yang telah disetujui.

“Kami sangat memperhatikan kualitas pekerjaan ini demi kenyamanan dan keamanan siswa serta guru. Selama proses berlangsung, kami selalu berkoordinasi dengan P2SP dan tim konsultan pengawas. Pelaksanaan revitalisasi telah berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” ujar Suhardi.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) sekaligus Ketua Komite SMPN 1 Sukaresmi, H. Suharto, menjelaskan bahwa sejumlah bagian pekerjaan yang terlihat belum maksimal masih dalam tahap penyelesaian.

Menurut Suharto, pihaknya memastikan pekerjaan akan terus dipantau agar seluruh spesifikasi teknis yang dipersyaratkan dapat dipenuhi hingga proyek rampung.

“Beberapa bagian yang tampak belum maksimal masih dalam tahap pengerjaan. Kami memastikan seluruh spesifikasi teknis akan terpenuhi sepenuhnya hingga proyek selesai nanti,” ungkapnya.

Konsultan Pengawas Tegaskan Pemantauan Berkala

Secara terpisah, Konsultan Pengawas Sunardi, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, menyatakan bahwa pemantauan dilakukan secara berkala terhadap tahapan pelaksanaan pekerjaan.

“Kami memantau setiap tahapan pelaksanaan secara berkala. Sampai saat ini, pekerjaan berjalan sesuai dengan dokumen perencanaan dan standar teknis yang telah disepakati. Apabila ada yang belum sempurna, itu masih dalam proses dan akan disempurnakan sebelum penyerahan akhir,” tegas Sunardi.

Pihak sekolah dan panitia pelaksana berharap masyarakat dapat memahami bahwa pekerjaan revitalisasi masih berlangsung. 

Mereka juga menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan.

Meski demikian, kualitas akhir pembangunan tetap menjadi hal penting yang perlu diperhatikan.

Kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis nantinya dapat dinilai berdasarkan hasil pemeriksaan dan kondisi bangunan setelah seluruh pekerjaan dinyatakan selesai.

Klarifikasi ini menjadi bagian dari penyampaian hak jawab pihak sekolah dan pelaksana atas pemberitaan yang beredar.

Penilaian objektif terhadap dugaan penyimpangan teknis tetap perlu didasarkan pada hasil pemeriksaan lapangan dan dokumen pekerjaan yang relevan. (Sanan)

Exit mobile version