Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
EntertainmentGaya hidupInformatikaRagam Daerah

Disparbud Garut Resmi Buka Global Game Jam 2026, Dorong Game Berbasis Budaya Lokal

259
×

Disparbud Garut Resmi Buka Global Game Jam 2026, Dorong Game Berbasis Budaya Lokal

Sebarkan artikel ini
Beni Yoga Gunasantika memberikan apresiasi tinggi kepada para pengembang game di Kabupaten Garut yang berhasil menghadirkan gerakan berskala global tersebut ke daerah.

Kabupaten Garut// secondnewsupdate.co.id – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, secara resmi membuka kegiatan Global Game Jam 2026 yang digelar di Gedung Pemuda Kabupaten Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (31/1/2026).

Dalam sambutannya, Beni Yoga Gunasantika memberikan apresiasi tinggi kepada para pengembang game di Kabupaten Garut yang berhasil menghadirkan gerakan berskala global tersebut ke daerah. 

Example 300x600

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara teknologi digital dengan kearifan lokal sebagai identitas daerah.

“Saya berpesan kepada para developer game agar memperbanyak interaksi dengan seluruh komunitas yang ada di Kabupaten Garut, termasuk Dewan Kesenian Kabupaten Garut (DKKG), untuk melihat potensi budaya Garut yang nantinya bisa dituangkan ke dalam game dengan unsur budaya lokal,” ujar Beni.

Ia berharap, karya game yang lahir dari talenta muda Garut tidak hanya bersaing secara global, tetapi juga mampu mengeksplorasi potensi kuliner dan budaya daerah sebagai sarana promosi Kabupaten Garut ke tingkat dunia.

Sementara itu, Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparbud Provinsi Jawa Barat, Rispiaga, menjelaskan bahwa pelaksanaan Global Game Jam di Jawa Barat telah memasuki tahun keempat. Kabupaten Garut menjadi daerah terbaru yang bergabung dalam kolaborasi pengembangan industri game tahun ini.

“Alhamdulillah, setiap tahun kami menargetkan penambahan satu kabupaten atau kota. Hari ini genap tahun keempat kami berkolaborasi menyelenggarakan Global Game Jam, dan Kabupaten Garut resmi bergabung. Kami berharap game yang dihasilkan dari daerah memiliki kearifan lokal yang dikaitkan dengan Warisan Budaya Tak Benda (WBTb),” ungkap Rispiaga.

Ketua Pelaksana Global Game Jam Garut 2026, Dzulkifli Patra Setiawan, menerangkan bahwa Global Game Jam merupakan ajang tantangan pembuatan game secara serentak di berbagai belahan dunia selama 48 jam nonstop. Khusus di Garut, rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Januari hingga 1 Februari 2026.

Peserta yang terlibat berasal dari beragam latar belakang keahlian, di antaranya programmer, game artist, sound designer, hingga game designer, yang berkolaborasi menciptakan karya inovatif dalam waktu terbatas.

“Kegiatan ini bukan sekadar bermain game, tetapi menjadi wadah pembuktian bahwa talenta muda Garut memiliki potensi besar dalam sektor Ekonomi Kreatif, khususnya di bidang pengembangan permainan digital,” tegas Dzulkifli.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Garut, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Garut, serta seluruh mitra komunitas yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan teknologi digital dan industri kreatif di Kabupaten Garut. (Asan)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600