KesehatanPolitikRagam DaerahSosial

Donor Darah Demokrat Cimahi Meledak! 95 Peserta Hadir, 57 Labu Darah Disumbangkan untuk Kemanusiaan

1878
Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di Kota Cimahi ditutup dengan aksi sosial yang menyentuh sisi kemanusiaan.

Cimahi, Jabar l secondnewsupdate.co.id – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di Kota Cimahi ditutup dengan aksi sosial yang menyentuh sisi kemanusiaan.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Cimahi menggelar donor darah serentak dengan tema “Donor untuk Ibu Pertiwi” di kawasan Sangkuriang Barat II Nomor 4, Cimahi Utara, Sabtu (26/9/2026).

Suksesnya acara tersebut tidak terlepas dari tangan dinginnya Ketua Pelaksana HUT Partai Demokrat Bandon Yulianto, Sekretaris Iwan Husniawan, Bendahara Rina Ismayanti dan Yaya Sunarya

Koordinator Donor Darah Bambang Harry Mulyono, Yahya Nurzaman Dadang Setiawan, Novi Rahmahdiani, Beserta Tim melaksanakan tugasnya dengan sepenuh hati.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat DPP, DPD hingga DPC.

Yang menarik, dari 105 peserta yang diundang, sebanyak 95 orang hadir untuk mengikuti donor darah. Setelah melalui pemeriksaan kesehatan, sebanyak 57 peserta dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya.

Darah yang terkumpul selanjutnya disumbangkan melalui Unit Pengelolaan Darah (UPD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cimahi Agung Budi Santoso mengatakan, donor darah tersebut merupakan kegiatan penutup seluruh rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Kota Cimahi.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cimahi Agung Budi Santoso mengatakan, donor darah tersebut merupakan kegiatan penutup seluruh rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Kota Cimahi.

“Ini adalah kegiatan penutupan dari perayaan hari ulang tahun ke-25 Partai Demokrat,” ujar Agung.

Menurutnya, rangkaian kegiatan HUT Partai Demokrat sebenarnya telah berlangsung sejak sekitar dua bulan sebelumnya dengan mengusung tema “Langit Biru Indonesia Asri”.

Berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan telah dilaksanakan, mulai dari pembagian sembako hingga kegiatan perlombaan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI.

“Rangka pertama adalah waktu sosial, kita ada pembagian sembako. Kemudian ada juga kita melakukan lomba 17-an. Hari ini adalah penutup daripada seluruh rangkaian itu dengan kita mengadakan donor darah serentak seluruh Indonesia,” jelasnya.

Agung menjelaskan, terdapat perbedaan pola kegiatan donor darah kali ini dengan kegiatan sosial yang dilaksanakan sebelumnya. Jika sebelumnya kegiatan dilakukan secara bergiliran setiap Jumat di berbagai daerah, donor darah pada Sabtu ini digelar secara serentak oleh struktur Partai Demokrat di seluruh Indonesia.

“Mulai DPP, DPD, dan DPC seluruh Indonesia. Alhamdulillah hari ini kita sudah selesai mengadakan kegiatan ini dan kali ini kita bekerja sama dengan UPD Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung,” katanya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran UPD RSHS Bandung yang telah membantu pelaksanaan donor darah tersebut.

“Teman-teman UPD Hasan Sadikin bisa membantu kami untuk melaksanakan kegiatan donor darah hari ini,” tutur Agung.

95 Hadir, 57 Berhasil Donor

Agung mengungkapkan, peserta kegiatan tidak hanya berasal dari kader Partai Demokrat, tetapi juga masyarakat sekitar yang turut berpartisipasi setelah mendapatkan informasi mengenai kegiatan tersebut.

“Yang mendaftar sekitar 100 orang lebih. Dari 95 itu yang berhasil diambil darahnya 57. Pesertanya dari kader, tentunya juga dari masyarakat sekitar,” jelasnya.

Dari evaluasi kegiatan, antusiasme masyarakat dinilai cukup tinggi. Karena itu, DPC Partai Demokrat Kota Cimahi mulai mempertimbangkan untuk menjadikan kegiatan donor darah sebagai agenda sosial rutin.

“Kami kemudian mengevaluasi kegiatan kemarin dan hari ini ternyata banyak yang kepingin. Kita merencanakan akan menyelenggarakan kegiatan seperti ini rutin tiga bulan sekali,” ungkap Agung.

Namun, rencana tersebut masih akan dikaji bersama panitia dan pihak yang memiliki kompetensi dalam pelaksanaan donor darah, termasuk Bambang Harimulyono dan Yahya.

“Kalau memang tiga bulan memungkinkan, insya Allah tiga bulan kemudian kita akan mengadakan lagi seperti ini,” katanya.

Agung menilai kegiatan donor darah memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar. Terlebih kebutuhan darah untuk pasien di rumah sakit terus ada.

Ia pun mengajak masyarakat untuk melihat donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi sebagai bentuk kepedulian yang secara langsung dapat membantu menyelamatkan kehidupan orang lain.

“Dengan kegiatan ini kita berharap kita bisa memberikan, walaupun sedikit sumbangsih untuk membantu saudara-saudara kita yang perlu darah. Sehingga setitik darah kita menyelamatkan jiwa saudara kita,” tegasnya.

Menurut Agung, tema “Donor untuk Ibu Pertiwi” menjadi gambaran bakti Partai Demokrat kepada masyarakat.

“Inilah bakti kita, bakti Partai Demokrat untuk masyarakat Indonesia. Kalau di Cimahi khususnya untuk masyarakat Cimahi, tetapi kalau di Indonesia tentunya untuk masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Ia menegaskan, Partai Demokrat ingin terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan langsung warga.

“Sehingga Partai Demokrat selalu dekat dengan masyarakat, selalu mengerti kebutuhan masyarakat, selalu berjuang untuk masyarakat,” kata Agung.

Prasasti Gedung Demokrat, Mengabadikan Jejak Kontribusi Kader

Selain donor darah, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan yang berkaitan dengan prasasti gedung Partai Demokrat Kota Cimahi.

Agung menjelaskan, pemasangan prasasti tersebut merupakan bagian dari proses panjang pembangunan gedung Partai Demokrat Kota Cimahi.

Menurutnya, proses pembangunan tersebut telah dimulai sejak 2019 ketika Partai Demokrat membeli tanah.

Pembangunan kemudian dilanjutkan hingga gedung tersebut diresmikan pada 2021 oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dalam proses pembangunan gedung tersebut, sejumlah kader dan anggota legislatif ikut memberikan kontribusi.

“Ini proses panjang. 2019 kita beli tanah, dibangun setahun. 2021 kita harus diresmikan oleh Mas AHY, Ketum,” ungkap Agung.

Ia mengatakan, sebelumnya telah dibuat prasasti yang mencatat nama-nama pihak yang berkontribusi terhadap pembelian dan pembangunan tahap awal gedung.

Namun, pada pembangunan tahap berikutnya terdapat sejumlah kader yang pada saat itu belum menjadi anggota dewan, tetapi kemudian ikut memberikan kontribusi ketika sudah duduk sebagai anggota DPRD.

Karena itu, DPC Partai Demokrat Kota Cimahi kembali melakukan penambahan prasasti sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan terhadap kontribusi mereka.

“Ini keadilan dari kita, supaya mereka yang berkontribusi ada juga bangga. Wah, ini saya dulu bangun,” jelasnya.

Menurut Agung, prasasti tersebut bukan sekadar tanda tangan atau tulisan di atas marmer. Lebih jauh, prasasti menjadi catatan sejarah yang diharapkan dapat dikenang dalam jangka panjang.

“Ini kan prasasti, insya Allah tidak akan hilang karena menjadi catatan sejarah yang terukir di dalam batu marmer itu, sehingga menjadi kenangan,” katanya.

Ia menyebut, keberadaan prasasti tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap mereka yang pernah berkontribusi dalam perjalanan Partai Demokrat Kota Cimahi.

“Bagaimanapun juga kita harus jas merah, jangan melupakan sejarah,” ucap Agung.

Bambang: 57 Labu Darah Berhasil Dikumpulkan

Sementara itu, Tim Koordinator Donor Darah dalam Peringatan HUT Partai Demokrat Kota Cimahi, Bambang Harry Mulyono, menyampaikan apresiasi terhadap seluruh peserta dan pihak yang mendukung kegiatan tersebut.

Koordinator Donor Darah dalam Peringatan HUT Partai Demokrat Kota Cimahi, Bambang Harry Mulyono, menyampaikan apresiasi terhadap seluruh peserta dan pihak yang mendukung kegiatan tersebut.

Bambang mengatakan, dari 105 orang yang diundang, sebanyak 95 orang hadir dalam kegiatan donor darah.

“Alhamdulillah tahap kedua ini kita dibilang sukses, sangat sukses. Karena yang kami undang 105, yang hadir 95, dan yang berhasil diambil darahnya itu 57 labu,” kata Bambang.

Ia menjelaskan, tidak seluruh peserta dapat mendonorkan darahnya karena harus memenuhi persyaratan medis.

Sebagian peserta tidak dapat melakukan donor karena faktor usia maupun kondisi kesehatan yang saat itu kurang fit.

“Kami baru tahu yang 60 tahun ke atas tidak bisa diambil darahnya. Ada juga yang kondisinya lagi kurang fit,” jelasnya.

Meski demikian, Bambang bersyukur karena kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan 57 labu darah yang kemudian disumbangkan kepada RSHS Bandung.

“Alhamdulillah syukur bahwa hari ini 57 labu kita bisa sumbangkan kepada Rumah Sakit Hasan Sadikin untuk membantu saudara-saudara kita yang akan membutuhkan darahnya nanti,” ujarnya.

Bambang juga mengungkapkan bahwa rangkaian peringatan HUT Partai Demokrat mendapat sambutan positif, baik dari kader maupun masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah ulang tahun yang kemarin waktu tanggal 21 sangat antusias, baik dari kader, baik dari masyarakat setempat sangat antusias sekali,” katanya.

Menurut Bambang, rangkaian kegiatan tetap berjalan karena telah mendapatkan kepercayaan dan dukungan kepada jajaran pengurus yang berada di Kota Cimahi.

RSHS Apresiasi Demokrat, Dorong Donor Darah Rutin

Dari pihak tenaga kesehatan, Agus Suhud, yang bertugas sebagai perawat anestesi di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung sekaligus mendapat tugas tambahan sebagai petugas pengambilan darah atau Aftab/Altab dalam tim UPD RSHS Bandung, memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang digelar DPC Partai Demokrat Kota Cimahi.

Agus Suhud, yang bertugas sebagai perawat anestesi di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung sekaligus mendapat tugas tambahan sebagai petugas pengambilan darah atau Aftab/Altab dalam tim UPD RSHS Bandung, memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang digelar DPC Partai Demokrat Kota Cimahi.

Agus menjelaskan, RSHS memiliki Unit Pengelolaan Darah yang menangani kebutuhan darah sekaligus proses pengambilan darah dari para pendonor.

Menurutnya, kegiatan donor darah seperti yang dilakukan Partai Demokrat sangat penting karena kebutuhan darah terus meningkat.

“Saya sangat mengapresiasi kepada Partai Demokrat karena tentunya dalam hal ini kebutuhan darah ini semakin meningkat,” ujar Agus.

Ia menambahkan, kebutuhan darah juga berkaitan dengan pasien yang membutuhkan transfusi secara berkala, termasuk pasien dengan kondisi talasemia.

“Penyakit-penyakit dengan kondisi talasemia yang membutuhkan darah tentunya sangat banyak juga. Sehingga saya mengapresiasi yang sangat besar terhadap Partai Demokrat,” katanya.

Agus berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada kegiatan HUT ke-25 Partai Demokrat saja.

“Mudah-mudahan kerja sama ini tidak berhenti sampai di sini, tapi bisa dirutinkan yaitu per tiga bulan sehingga kita bisa melakukan kerja sama untuk donor rutin ini,” harapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa donor darah tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga memiliki manfaat bagi pendonor, antara lain membantu proses regenerasi sel darah dan menjadi salah satu kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan melalui pemeriksaan sebelum donor.

“Donor darah sangat bermanfaat untuk yang mendonorkan, meregenerasi sel terhadap pendonor, kemudian menunda penuaan dini, kemudian mengetahui deteksi dini penyakit yang diderita oleh pendonor,” jelas Agus.

Dorong Partai Politik Ikut Gerakkan Donor Darah

Agus juga berharap kegiatan serupa dapat dilakukan oleh DPC partai politik lainnya, sehingga gerakan donor darah semakin luas dan masyarakat di berbagai wilayah semakin terdorong untuk menjadi pendonor.

Ia menyebut, kegiatan kolaborasi donor darah pada tahun ini dengan DPC Partai Demokrat menjadi salah satu bentuk kerja sama yang positif.

“Mudah-mudahan dari DPC-DPC yang lain, partai-partai yang ada di Indonesia sendiri ataupun yang ada di Jawa Barat ini tentunya bisa melakukan kerja sama, kemudian bisa mengajak masyarakatnya sendiri di wilayahnya sehingga bisa mendonorkan darah,” ujarnya.

Menurut Agus, kebutuhan darah yang terus meningkat perlu diimbangi dengan ketersediaan pendonor yang aktif.

“Karena tentunya dalam hal kebutuhan darah yang semakin meningkat ini, dari para pendonor sebenarnya kelihatannya ada penurunan,” katanya.

Ia berharap semakin banyak organisasi, komunitas, maupun partai politik yang menggelar donor darah secara berkala.

“Mudah-mudahan dengan aktifnya DPC-DPC yang mengadakan kegiatan donor darah, bisa mengajak DPC-DPC partai lain untuk mengadakan kegiatan donor darah,” tutur Agus.

Terkait kolaborasi dengan Partai Demokrat, Agus memberikan apresiasi positif.

“Saya sangat bagus dengan Partai Demokrat sesuai dengan tagline-nya Demokrat yang hari ini, ‘Darah Demokrat untuk Masyarakat Indonesia’,” ungkapnya.

Ia menilai semangat tersebut sejalan dengan misi kemanusiaan donor darah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Status darah menumbuhkan sejuta harapan untuk masyarakat Indonesia,” pungkas Agus.

Dengan terkumpulnya 57 labu darah, puncak HUT ke-25 Partai Demokrat di Kota Cimahi tidak sekadar menjadi seremoni organisasi. 

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mengajak masyarakat berkontribusi melalui aksi kemanusiaan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh mereka yang membutuhkan transfusi darah. (Bagdja)

Exit mobile version