Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaLingkungan HidupPolitikRagam Daerah

DPRD Kabupaten Bandung Mulai Gerakan Bebas Plastik, Air Minum Kemasan Dihapus dari Lingkungan Kantor

118
×

DPRD Kabupaten Bandung Mulai Gerakan Bebas Plastik, Air Minum Kemasan Dihapus dari Lingkungan Kantor

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Reni Fauzie (kedua dari kanan) berfoto bersama jajaran di Pangandaran, kemarin.

Kab Bandung/ secondnewsupdate.co.id – Langkah cepat dilakukan DPRD Kabupaten Bandung dalam mendukung pengurangan sampah plastik. 

Lembaga legislatif tersebut resmi menerapkan kebijakan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan kerja DPRD dengan menghentikan penyediaan air minum dalam kemasan dan menggalakkan penggunaan tumbler bagi anggota dewan maupun pegawai sekretariat.

Example 300x600

Kebijakan itu diumumkan langsung Ketua Renie Rahayu Fauzi usai kegiatan workshop penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan di Pangandaran, Selasa (19/5/2026).

Menurut Renie, keputusan tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk keseriusan DPRD Kabupaten Bandung dalam ikut menekan volume sampah plastik yang terus meningkat setiap harinya.

“Mulai sekarang lingkungan Kantor DPRD Kabupaten Bandung harus menjadi kawasan yang bebas dari sampah plastik, khususnya dari penggunaan air minum kemasan. Semua unsur di DPRD harus disiplin menjalankan komitmen ini,” ujarnya.

Ia menilai persoalan sampah tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah semata. Semua elemen, termasuk lembaga legislatif, harus ikut terlibat dalam membangun budaya ramah lingkungan dimulai dari kebiasaan sederhana di tempat kerja.

Renie menyebut langkah kecil seperti membawa tumbler sendiri dan menghentikan penggunaan botol plastik sekali pakai diyakini dapat memberi dampak besar apabila diterapkan secara konsisten dan masif.

Selain sebagai bentuk kepedulian lingkungan, kebijakan tersebut juga diharapkan mampu menjadi contoh bagi organisasi perangkat daerah (OPD), instansi pemerintahan, hingga masyarakat luas agar mulai mengurangi ketergantungan terhadap plastik sekali pakai.

“Kami ingin perubahan dimulai dari lingkungan DPRD terlebih dahulu. Jika semua bisa disiplin, maka budaya peduli lingkungan ini bisa meluas ke berbagai sektor,” katanya.

Gerakan bebas sampah plastik ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan DPRD Kabupaten Bandung terhadap upaya penanganan persoalan sampah di daerah yang volumenya mencapai ribuan ton setiap hari.
Dengan kebijakan baru tersebut, seluruh aktivitas di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung secara bertahap akan diarahkan menggunakan perlengkapan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. (Apih)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600