Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
HukumKriminalRagam Daerah

Eks Napiter Ajak Masyarakat Tolak Paham Radikal dan Tindakan Terorisme

105
×

Eks Napiter Ajak Masyarakat Tolak Paham Radikal dan Tindakan Terorisme

Sebarkan artikel ini
Eks narapidana terorisme (napiter) Muliamin, yang pernah terlibat dalam kasus kelompok radikal yang ditangani Polrestabes Medan, kembali mengingatkan masyarakat tentang bahaya laten penyebaran paham radikal.

SNU//Medan — Eks narapidana terorisme (napiter) Muliamin, yang pernah terlibat dalam kasus kelompok radikal yang ditangani Polrestabes Medan, kembali mengingatkan masyarakat tentang bahaya laten penyebaran paham radikal. 

Ia menegaskan bahwa hingga kini masih terdapat kelompok atau individu yang terus bergerak menyebarkan ideologi radikal, baik melalui pertemuan langsung maupun melalui media sosial.

Example 300x600

Menurutnya, aktivitas kelompok tersebut berkamuflase dengan nama dan tujuan berbeda untuk menghindari pemantauan aparat keamanan.

“Gerakan mereka masih ada dan terus berusaha menyusup melalui kegiatan seperti tabligh, dakwah, seminar, dialog, dan kegiatan lainnya,” ungkap Muliamin, Selasa (25/11/2025).

Ia menyebut bahwa kegiatan penyebaran paham radikal tersebut dilakukan di berbagai provinsi di Indonesia, termasuk Sumatera Utara. 

Meski kondisi Kota Medan saat ini relatif aman dan kondusif, Muliamin tetap mengimbau masyarakat untuk waspada dan tidak mudah terpengaruh ajaran radikal serta tindakan terorisme.

“Sebagai warga yang cinta NKRI, sudah seharusnya kita menjaga negara dari ancaman paham radikal dan terorisme,” tegasnya.

Dorong Pembinaan Eks Napiter

Muliamin juga berharap pemerintah daerah serta aparat keamanan memberikan perhatian lebih terhadap proses pembinaan para eks napiter agar mereka dapat diterima kembali oleh masyarakat. Ia menilai pelatihan keterampilan dan pembukaan lapangan pekerjaan sangat penting untuk mendorong kemandirian para mantan napiter sehingga tidak kembali terseret ke jaringan radikal.

Dukungan untuk Polri dan BNPT

Ia turut meminta masyarakat agar tidak terprovokasi oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang menyebarkan fitnah dan hasutan. 

Masyarakat diminta tetap tenang dan mendukung upaya penegakan hukum oleh Densus 88 Antiteror Polri dan BNPT RI.

Menurut Muliamin, masyarakat masih memiliki kepercayaan kuat terhadap institusi Polri dalam memberantas paham radikal.

“Langkah dan strategi Polri harus diapresiasi. Kita yakin Polri tidak akan lalai memantau pergerakan jaringan mereka,” ucapnya.

Muliamin menegaskan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam membantu kepolisian dengan memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan radikalisme.

“Jangan pernah takut memberi informasi kepada Polri. Melapor tentang kejahatan saja sudah termasuk membantu tugas kepolisian, dan itu adalah amal kebaikan,” ujarnya saat ditemui di sebuah kafe di Jalan Gatot Subroto, Medan. (Rizky)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600