Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BudayaEntertainmentGaya hidupInformatikaRagam Daerah

Forum Pelukis Kota Cimahi Resmi Dideklarasikan, Siap Jadikan Cimahi Kota Seniman Berbudaya

1094
×

Forum Pelukis Kota Cimahi Resmi Dideklarasikan, Siap Jadikan Cimahi Kota Seniman Berbudaya

Sebarkan artikel ini
Pembina dan Pengurus Forkis Kota Cimahi yang usai dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Forkis Achmad Kusnadi dan Pembina Forkis Lucky Sugih Mauludin di Pendopo DPRD Kota Cimahi Sabtu (7/2/2026).

Kota Cimahi// secondnewsupdate.co.id – Forum Pelukis (Forkis) Kota Cimahi resmi mendeklarasikan sekaligus melantik kepengurusan periode 2026–2031. 

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan gelar budaya dan pameran lukisan para maestro, yang digelar di Pendopo DPRD Kota Cimahi, Jalan Hj. Dra. Djulaeha Kartasasmita No. 5, Cimahi Tengah, Sabtu (7/2/2026).

Example 300x600

Acara deklarasi Forkis Kota Cimahi ini dihadiri Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi Dani Bastiani, Kabid Tata Lingkungan DLH Agus Irwan Kustiawan, Kasubid Politik Dalam Negeri Kesbangpol Rusli Sudarmadi, perwakilan Kejaksaan Negeri, unsur Forkopimda, sesepuh serta tokoh budaya Jawa Barat, Bah Alam.

Forum Pelukis Kota Cimahi Resmi Dideklarasikan, Siap Jadikan Cimahi Kota Seniman Berbudaya

Kepala Disbudparpora Kota Cimahi Dani Bastiani yang mewakili Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyampaikan apresiasi tinggi atas terbentuknya Forkis Kota Cimahi yang dinilai mampu memperkuat ekosistem seni rupa secara berkelanjutan dan kolaboratif.

“Kami mengapresiasi Forkis Kota Cimahi yang tidak hanya mendeklarasikan kepengurusan, tetapi juga menghadirkan gelar budaya dan pameran lukisan. Ini menjadi penguatan ekosistem seni yang berkelanjutan dan kolaboratif,” ujar Dani dalam sambutannya.

Menurutnya, karya-karya para maestro yang ditampilkan merupakan potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lokal, sekaligus membuka akses pasar dan apresiasi yang lebih luas, baik secara fisik maupun digital.

“Forkis memiliki peran strategis sebagai jembatan ilmu bagi generasi muda agar mencintai seni rupa dan budaya, yang mampu memperhalus budi pekerti serta mempercantik wajah Kota Cimahi,” katanya.

Dani juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional seni lukis. Ia berharap Forkis mampu menggabungkan inovasi modern dengan kekuatan budaya lokal.

“Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen mendukung ruang-ruang ekspresi bagi seniman. Kami ingin Cimahi dikenal bukan hanya sebagai kota militer, tetapi juga sebagai kota seniman yang berbudaya dan agamis,” tegasnya.

Kepala Disbudparpora Kota Cimahi, Dani Bastiani, sangat mengapresiasi Deklarasi dan pelantikan pengurus Forkis Kota Cimahi periode 2026-2031

Lebih lanjut, Disbudparpora mendorong agar seni rupa tidak hanya hadir di galeri, tetapi juga menyatu dengan ruang publik.

Sudut-sudut kota, pedestrian, hingga kawasan wisata seperti Ekowisata Terobosan atau Cimenteng, diharapkan menjadi ruang pamer terbuka bagi karya para pelukis.

“Kami ingin setiap sudut Kota Cimahi memancarkan semangat seni. Jadikan kota ini sebagai galeri terbuka agar masyarakat bisa merasakan kebahagiaan dan inspirasi dari karya para seniman,” tambahnya.

Pembina Forkis Kota Cimahi sekaligus Kepala Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Disbudparpora, Lucky Sugih Mauludin, turut menyampaikan selamat kepada kepengurusan Forkis periode 2026–2031. 

Ia berharap Forkis menjadi wadah yang aktif, kolaboratif, dan mampu mewarnai dunia seni rupa tidak hanya di Cimahi, tetapi juga di tingkat provinsi hingga nasional.

“Forkis ini bukan sekadar organisasi, tetapi wadah yang bisa mengangkat nilai ekonomi karya seni sekaligus menjadi sarana edukasi berjenjang bagi generasi mendatang,” ungkap Lucky.

Sementara itu, Ketua Forkis Kota Cimahi Acmad Kusnadi menjelaskan bahwa Forkis telah berdiri sejak 2010 dan memiliki jaringan lintas daerah bahkan lintas provinsi. Ia menegaskan Forkis terbuka bagi seluruh pelaku seni, tanpa batasan domisili.

“Forkis berangkat dari Cimahi, tetapi sejak awal bersifat terbuka dan inklusif. Ada anggota dari KBB, Bandung, Cianjur, Tasikmalaya hingga Garut. Ke depan, harapan kami Forkis bisa berkembang menjadi forum tingkat Jawa Barat bahkan nasional,” jelasnya.

Ketua Forkis Kota Cimahi Achmad Kusnadi (kiri) dan Pembina Forkis serta Kabid Kebudayaan dan Pariwisata Disbudparpora Kota Cimahi Lucky Sugih Mauludin (kanan)

Acmad juga menyampaikan bahwa Forkis tengah membenahi tata kelola organisasi, administrasi, serta merancang berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat. 

Salah satu program yang direncanakan adalah lomba lukis bertema kepedulian lingkungan dan pengelolaan sampah, sebagai bentuk edukasi sosial melalui seni.

“Kami ingin seni hadir sebagai solusi sosial. Melalui lomba lukis sampah dan rumah lukisan sampah, kami menunjukkan bahwa seni bisa menjadi media edukasi dan kepedulian lingkungan,” pungkasnya.

Dengan deklarasi dan pelantikan ini, Forkis Kota Cimahi diharapkan menjadi motor penggerak seni rupa, memperkuat identitas budaya daerah, serta mendorong Cimahi sebagai kota kreatif yang berdaya saing.(Bagdja)

Example 300x600
Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600