SNU/Garut – Kabupaten Garut resmi ditunjuk sebagai salah satu daerah uji petik Program Penguatan Makan Bergizi Gratis, yang digagas Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Kegiatan ini berlangsung di ruang kerja Sekretariat Daerah Garut dengan dihadiri jajaran pemerintah daerah dan tim teknis dari pusat.
Dalam kunjungan tersebut, pejabat dari BGN dan Bappenas menggelar rapat koordinasi mendalam bersama perangkat daerah Garut. Pembahasan meliputi:
pemetaan sasaran penerima manfaat,
mekanisme distribusi makanan bergizi,
kesiapan pelaksanaan di lapangan,
hingga skema evaluasi dan pelaporan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Garut menyampaikan bahwa program makan bergizi gratis sangat sejalan dengan prioritas daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Garut memiliki wilayah luas dan karakteristik masyarakat yang beragam. Penunjukan Garut sebagai lokasi uji petik menjadi kesempatan penting untuk memastikan program ini berjalan efektif dan sesuai kebutuhan daerah,” ujarnya.
Selama diskusi teknis, BGN dan Bappenas bersama perangkat daerah menyoroti berbagai aspek pelaksanaan, antara lain:
pembiayaan program,
pendataan penerima manfaat,
penyusunan pola makan bergizi,
pemanfaatan suplai pangan lokal,
strategi monitoring serta pelaporan rutin.
Selain rapat, rombongan pusat juga bersilaturahmi dan berfoto bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Garut sebagai penanda dimulainya rangkaian uji petik di daerah tersebut.
Melalui pelaksanaan uji petik ini, pemerintah berharap Garut dapat memberikan data lapangan, analisis kebutuhan, serta masukan komprehensif untuk penyempurnaan Program Makan Bergizi Gratis tingkat nasional agar lebih tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan. (Agung)
















