HukumKriminalRagam Daerah

Gudang Produksi Surpet di Banyuresmi Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta

116
Kebakaran hebat melanda gudang tempat produksi surpet di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jumat (20/3/2026) siang.

Banyuresmi Garut//secondnewsupdate.co.id – Kebakaran hebat melanda gudang tempat produksi surpet di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jumat (20/3/2026) siang. 

Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.50 WIB di Kampung Pamengparan, Desa Sukamukti.

Gudang milik Sopandi (50), seorang wiraswasta setempat, dilaporkan ludes dilalap api.

Selain itu, bagian dapur rumah yang berdempetan dengan gudang turut terbakar sebagian.

Berdasarkan keterangan saksi, Mamat (52), kejadian pertama kali diketahui saat dirinya melintas di lokasi hendak menunaikan salat Jumat. Saat itu, kobaran api terlihat sudah membesar dari bagian gudang produksi surpet milik korban.

Menyadari bahaya tersebut, saksi segera meminta bantuan warga sekitar dan berupaya memadamkan api sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Api dengan cepat membesar karena di dalam gudang tersimpan sejumlah bahan mudah terbakar, termasuk majun.

Sebanyak empat unit mobil dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. 

Setelah berjibaku memadamkan api, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api dan dilanjutkan dengan proses pendinginan guna mencegah kebakaran susulan.

Kapolsek Banyuresmi, Kompol Usep Heryaman, menyampaikan bahwa pihak kepolisian dari Polsek Banyuresmi segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan masyarakat.

Petugas juga berkoordinasi dengan pemadam kebakaran serta tenaga kesehatan dari UPT Puskesmas Sukasenang.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai kurang lebih Rp100 juta,” ujar Kapolsek.

Personel kepolisian turut membantu pengamanan lokasi serta memastikan situasi tetap kondusif selama proses penanganan kebakaran berlangsung.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

“Dugaan sementara, api berasal dari area gudang produksi yang kemudian merembet ke bagian dapur rumah,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di lokasi yang menyimpan bahan mudah terbakar. (Agung)

Exit mobile version