ArtikelBeritaEkonomiGaya hidupHeadlineInformatikaPolitikRagam Daerah

H. M Hasbullah Rahmat Dukung Langkah Presiden Prabowo: Koperasi Merah Putih Dinilai Strategis untuk Kemandirian Ekonomi Rakyat

828
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, H. M Hasbullah Rahmat, S.PD, M.Hum.

SNU|Bandung,– Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, H. M Hasbullah Rahmat, S.PD, M.Hum, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat realisasi program nasional Koperasi Merah Putih. Program ini ditujukan untuk membentuk lebih dari 80.000 koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, sebagai strategi memperkuat ekonomi rakyat dari akar rumput, Sabtu(8/11/2025).

Dalam pernyataannya, Bang Has menilai bahwa Koperasi Merah Putih bukan sekadar kebijakan ekonomi, melainkan gerakan nasional yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

“Koperasi Merah Putih adalah instrumen strategis untuk mengembalikan hak rakyat atas produksi dan distribusi. Ini bukan proyek elite, tapi gerakan akar rumput. Kami di daerah siap mengawal agar implementasinya benar-benar berdampak” tegas Bang Has.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan koperasi desa (Kopdes) akan menghidupkan mata rantai ekonomi lokal dan menyerap tenaga kerja di tingkat akar rumput. Dengan memberdayakan potensi lokal, koperasi dapat menjadi motor penggerak aktivitas ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil Kota Depok dan Kota Bekasi, Bang Has juga menekankan pentingnya pengawasan dan transparansi dalam pelaksanaan koperasi di tingkat desa. Ia mendukung penuh arahan Presiden agar kepala desa dan perangkat daerah aktif mengawasi jalannya koperasi, demi mencegah penyalahgunaan dan memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Koperasi ini harus menjadi ruang perjuangan ekonomi rakyat, bukan ladang keuntungan bagi elite lokal. Pengawasan harus ketat, dan partisipasi masyarakat harus nyata,” tambahnya.

Bang Has juga menyerukan agar Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bersama seluruh pemerintah kabupaten dan kota, turut berkolaborasi aktif dalam mewujudkan program nasional ini. Ia menilai bahwa sinergi lintas level pemerintahan adalah kunci keberhasilan.

Pemprov dan pemda kabupaten/kota harus satu visi. Jangan hanya menunggu instruksi pusat. Kita harus proaktif membangun ekosistem koperasi yang sehat, terintegrasi dengan potensi lokal, dan tidak tumpang tindih dengan program lain, ujarnya.

DPRD Jawa Barat, lanjut Bang Has, akan mendorong koordinasi intensif dengan Dinas Koperasi dan UMKM serta UPTD Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian dan Wirausaha, agar pelaksanaan program ini berjalan optimal dan berkelanjutan.

Peluncuran Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto di Klaten, Jawa Tengah, telah mendapat sambutan positif dari berbagai daerah. Di Jawa Timur, misalnya, program ini telah berhasil membentuk koperasi di seluruh desa dan kelurahan, dan mendapat penghargaan nasional atas kontribusinya dalam penguatan ekonomi perdesaan.

Dengan dukungan lintas sektor dan komitmen dari seluruh elemen pemerintahan, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi fondasi baru bagi ekonomi kerakyatan yang inklusif, tangguh, dan berkeadilan.

Exit mobile version