Cimahi//secondnewsupdate.co.id – Akses pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat Kelurahan Cibeureum, Kota Cimahi, kini memasuki babak baru.
Gedung baru Puskesmas Cibeureum resmi dioperasikan dan diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan layanan kesehatan lebih dari 62 ribu warga di wilayah tersebut.
Peresmian fasilitas kesehatan tingkat pertama ini dilakukan pada Rabu (31/12),bulan yang lalu, sekaligus menandai komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam memperkuat layanan kesehatan primer yang cepat, aman, dan terjangkau. Kehadiran gedung baru ini juga menjadi jawaban atas keterbatasan ruang dan sarana yang sebelumnya kerap memicu antrean panjang serta rujukan ke fasilitas kesehatan lain.
Dengan bangunan yang lebih luas dan tertata, Puskesmas Cibeureum kini didukung 45 tenaga kesehatan profesional, termasuk enam dokter.
Berbagai fasilitas penunjang turut disiapkan, mulai dari ruang persalinan, ruang pelayanan terpadu, hingga akses ramah disabilitas, guna memastikan seluruh warga mendapatkan pelayanan kesehatan secara inklusif.

Sementara itu, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan bahwa pembangunan Puskesmas Cibeureum difokuskan pada peningkatan kualitas layanan sekaligus kenyamanan pasien.
Menurutnya, puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan harus mampu membangun rasa aman dan kepercayaan masyarakat.
“Dengan fasilitas yang lebih representatif, warga bisa mendapatkan pelayanan lebih cepat tanpa harus selalu ke rumah sakit,” kata Ngatiyana.
Ia juga menekankan pentingnya peran puskesmas dalam menekan beban rumah sakit melalui layanan kesehatan dasar, pemeriksaan rutin, serta deteksi dini penyakit. Untuk itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan akan terus menjadi perhatian pemerintah daerah.
Tak hanya itu, Ngatiyana secara tegas mengingatkan seluruh petugas kesehatan agar menerapkan pelayanan prima dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
“Layani masyarakat dengan prioritas yang tepat. Yang datang lebih dulu dilayani lebih dulu, kecuali pasien dengan kondisi kritis yang harus segera ditangani. Jaga komunikasi yang baik antara petugas dan masyarakat agar pelayanan berjalan maksimal,” pungkasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati, menjelaskan bahwa pembangunan puskesmas ini mengadopsi konsep Integrasi Layanan Primer (ILP).
Melalui konsep tersebut, pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga mencakup upaya promotif dan preventif sepanjang siklus kehidupan masyarakat.
“Mulai dari ibu hamil, bayi, anak-anak hingga lansia, seluruhnya dilayani secara terpadu. Harapannya, masyarakat tidak hanya datang saat sakit, tetapi juga rutin menjaga kesehatannya,” ujarnya. Senin (5/1/2026). (Bagdja)
















