Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Gaya hidupHeadlineInformatikaKesehatanRagam Daerah

Hampir Seluruh Warga Terlindungi JKN, Ngatiyana Kembali Pertahankan UHC Awards 2026

1705
×

Hampir Seluruh Warga Terlindungi JKN, Ngatiyana Kembali Pertahankan UHC Awards 2026

Sebarkan artikel ini
Lagi-lagi Walikota Cimahi Ngatiyana (tengah) dapat penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026, Kota Cimahi sukses mempertahankan prestasinya dengan meraih Penghargaan UHC Kategori Pratama.

Jakarta//secondnewsupdate.co.id – Komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi warganya kembali mendapat pengakuan nasional.

Pada ajang Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026, Kota Cimahi sukses mempertahankan prestasinya dengan meraih Penghargaan UHC Kategori Pratama.

Example 300x600

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam seremoni nasional yang digelar di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026). 

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, dan turut disaksikan jajaran BPJS Kesehatan serta pejabat Pemerintah Kota Cimahi.

UHC Awards merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat bersama BPJS Kesehatan kepada daerah yang dinilai konsisten memperluas perlindungan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 

Dengan bangganya masyarakat Kota Cimahi, Walikota Cimahi Ngatiyana memperlihatkan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026, Kota Cimahi sukses mempertahankan prestasinya dengan meraih Penghargaan UHC Kategori Pratama.

Pada tahun 2026, penghargaan ini diberikan kepada 31 pemerintah provinsi dan 397 kabupaten/kota yang berhasil mencapai cakupan kepesertaan JKN minimal 95 persen dari total penduduk.

Berdasarkan data Desember 2025, Kota Cimahi mencatat capaian kepesertaan JKN sebesar 98,25 persen, dengan tingkat keaktifan peserta mencapai 81,53 persen. 

Angka tersebut menempatkan Cimahi sebagai salah satu daerah yang dinilai konsisten mendukung program strategis nasional di sektor kesehatan.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, hingga partisipasi aktif masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi bukti kerja bersama. Namun bagi kami, UHC bukan sekadar prestasi, melainkan amanah untuk terus memastikan layanan kesehatan yang adil, berkualitas, dan berkelanjutan bagi seluruh warga,” ujar Ngatiyana. Kamis (29/1/2026).

Ia mengungkapkan, hingga akhir 2025 jumlah warga Cimahi yang terdaftar sebagai peserta JKN mencapai lebih dari 574 ribu jiwa atau sekitar 98 persen dari total penduduk. Dari jumlah tersebut, 100.564 jiwa merupakan masyarakat yang didaftarkan langsung oleh Pemerintah Kota Cimahi melalui skema Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja, sehingga dapat mengakses layanan kesehatan tanpa biaya.

Menurut Ngatiyana, konsep Universal Health Coverage tidak berhenti pada pemenuhan angka statistik, tetapi harus menjamin bahwa seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan, dapat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa hambatan finansial, mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga layanan rujukan.

Sebagai bentuk keseriusan menjaga keberlanjutan UHC, Pemerintah Kota Cimahi terus memperkuat sektor kesehatan melalui berbagai langkah konkret.

Di antaranya pembangunan Puskesmas Cibeureum, pengembangan Unit Pengelola Darah RSUD Cimahi, peningkatan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), serta pengoperasian puskesmas layanan 24 jam.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Pratama ini menjadi pemacu semangat bagi Kota Cimahi untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan menargetkan pencapaian kategori yang lebih tinggi pada tahun-tahun mendatang. (Bagdja)

Example 120x600