Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaRagam Daerah

Harmoni Suara Wanoja Sunda Digelar di Garut, Ajang Silaturahmi dan Pelestarian Budaya

122
×

Harmoni Suara Wanoja Sunda Digelar di Garut, Ajang Silaturahmi dan Pelestarian Budaya

Sebarkan artikel ini
Dalam sambutannya, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan pentingnya peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah.

Garut//secondnewsupdate.co.id – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri pembukaan Lomba Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda yang digelar di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti, Ketua TP PKK Kabupaten Garut, Tinneke Hermina, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Syakur menegaskan pentingnya peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak lepas dari kontribusi aktif kaum perempuan.

“Jika perempuan maju, maka daerah pun akan maju. Karena itu, kami terus mendorong partisipasi aktif perempuan dalam pembangunan,” ujarnya.

Ia juga menilai kehadiran Wakil Bupati perempuan menjadi energi positif dalam menggerakkan roda pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Garut.

Lebih lanjut, Syakur menekankan bahwa ajang paduan suara ini tidak sekadar kompetisi seni, tetapi juga menjadi ruang bagi perempuan untuk memperkuat komunikasi, jejaring, serta menyuarakan aspirasi lintas organisasi dan wilayah.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi media silaturahmi dan komunikasi antarperempuan, baik antarorganisasi maupun antarwilayah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Lisa Aprianti, menjelaskan bahwa kegiatan di Garut merupakan gelombang keempat dari rangkaian lomba yang sebelumnya telah digelar di Kabupaten Bogor, Purwakarta, dan Cirebon, serta akan ditutup di Bandung Barat.

Ia menuturkan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengembangkan seni paduan suara, tetapi juga melestarikan lagu-lagu identitas Jawa Barat sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.

“Kami ingin melestarikan seni suara sekaligus meneguhkan peran perempuan sebagai pilar harmoni dalam keluarga dan masyarakat,” katanya.

Babak penyisihan wilayah IV di Kabupaten Garut diikuti delegasi dari berbagai organisasi, seperti PKK, PGRI, Persit Kartika Chandra Kirana, hingga Bhayangkari.

Peserta berasal dari enam kabupaten/kota, yakni Garut, Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran, dan Kota Banjar.

Setiap tim paduan suara rata-rata beranggotakan 20 orang dan membawakan dua lagu, terdiri dari satu lagu wajib dan satu lagu pilihan dari tiga opsi yang telah ditentukan panitia. (Asan)

Penulis: Asep Santika Editor: Bama
Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600