Singajaya Garut// secondnewsupdate.co.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, memicu terjadinya bencana tanah longsor di Kampung Panyerwesi, RT 05 RW 03, Desa Sukamulya, pada Jumat malam (27/3/2026).
Kapolsek Singajaya, Tatang Sukirman, menjelaskan bahwa longsor terjadi di bagian belakang permukiman warga. Peristiwa tersebut berdampak pada satu unit rumah dan mengancam tiga rumah lainnya yang berada di sekitar lokasi.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, para pemilik rumah yang terdampak dan terancam terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat demi keselamatan,” ujarnya.
Adapun rumah yang terdampak dan terancam longsor masing-masing milik Aripin (67), Suparman (34), Ijang Muhyiddin (46), dan Sidik (25), yang seluruhnya merupakan warga Kampung Panyerwesi.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat gabungan dari unsur Forkopimcam Singajaya bersama Polsek Singajaya, Koramil, BPBD, serta Dinas Sosial langsung turun ke lokasi.
Mereka melakukan pengecekan, pendataan kerusakan, serta upaya mitigasi guna mencegah dampak lanjutan.
Menurut Kapolsek, intensitas hujan yang tinggi membuat kondisi tanah menjadi labil hingga akhirnya terjadi longsor. Saat ini, warga terdampak masih mengungsi sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan longsor susulan.
Kerugian materiil masih dalam proses pendataan dan belum dapat dipastikan jumlahnya. Sementara itu, situasi di lokasi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di tengah cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana serupa di wilayah rawan longsor. (Agung)
















