Sorong Papua Barat//secondnewsupdate.co.id– Ikatan Pelajar dan Mahasiswa/i Paniai (IPMAPAN) se-Kota Studi Sorong, Papua Barat, menggelar diskusi internal sebagai upaya mempererat komitmen dan persaudaraan dalam organisasi, sekaligus mempersiapkan penerimaan mahasiswa baru angkatan tahun 2026.
Kegiatan diskusi tersebut dilaksanakan di Rumah Tua Tungku IPMAPAN, Jalan Malibela Km 11,5, Kota Sorong, Lorong II Meuwo. pada Sabtu malam, (3/1/2026).
Diskusi dibuka oleh Beni Gobay, yang menegaskan pentingnya kesiapan organisasi dalam menyambut kedatangan mahasiswa baru yang diperkirakan akan tiba dalam beberapa bulan ke depan.
“Diskusi ini penting untuk memantapkan kesiapan kita dalam menyambut mahasiswa baru. Ruang diskusi terbuka seperti ini sangat bermanfaat untuk kepentingan bersama, menjaga solidaritas, serta menerapkan komitmen yang perlu ditekankan dan ditekniskan sebelum waktunya tiba,” ujar Beni Gobay.

Sementara itu, Andi Kadepa selaku penanggung jawab tanggapan diskusi menyampaikan bahwa mahasiswa IPMAPAN angkatan 2025 telah mengambil langkah strategis dengan membangun fondasi awal organisasi yang kuat, terutama bagi mahasiswa baru yang akan menempuh studi di Kota Sorong.
“Langkah ini menjadi inisiatif penting untuk membangun kebersamaan antaranggota serta mempersiapkan mahasiswa baru agar lebih fokus dan terarah dalam organisasi,” pungkas Andi Kadepa.
Diskusi berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Renaldo M. Gobay menilai forum tersebut sangat bermanfaat sebagai ruang pertukaran gagasan dan penyamaan persepsi antaranggota IPMAPAN.
“Diskusi berjalan meriah dan dimanfaatkan dengan baik. Terjadi pertukaran pikiran yang membangun di antara seluruh anggota yang hadir,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Alex Tatogo, yang mengapresiasi kehadiran sejumlah anggota senior IPMAPAN dalam diskusi tersebut.
“Kami berterima kasih karena diskusi ini juga dihadiri oleh anggota senior IPMAPAN, khususnya dari bidang keamanan, kerohanian, serta para penasehat. Kehadiran mereka menjadi kehormatan dan memperkaya jalannya diskusi,” beber Tatogo.
Sebagai kesimpulan, seluruh peserta diskusi sepakat untuk tetap satu barisan dalam menjaga persatuan dan kesatuan organisasi IPMAPAN secara utuh, tanpa perbedaan dan tanpa ketidakadilan dalam tubuh organisasi. (Jeri)















