BeritaBudayaRagam Daerah

Isra Mi’raj 1447 H di Cimahi Momentum Penguatan Spiritualitas dan Etika Pembangunan

1058
Walikota Cimahi Ngatiyana (ketiga dari kiri) didampingi Wakil Walikota Cimahi Adithia Yudistira (tengah) dan ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko (kedua dari kanan baju biru) foto bersama saat merayakan Isra Mi'raj 1447 H dimasjid Agung Cimahi

Cimahi//secondnewsupdate.co.id –Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kota Cimahi di Masjid Agung Cimahi, dimaknai lebih dari sekadar agenda keagamaan tahunan. Kamis (22/1/2026), 

Kegiatan ini dijadikan ruang refleksi bersama untuk meneguhkan nilai spiritual, mempererat kebersamaan, serta menanamkan fondasi moral dalam arah pembangunan kota.

Acara tersebut dihadiri langsung Wali Kota Cimahi Ngatiyana bersama Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, camat dan lurah se-Kota Cimahi, hingga tokoh agama dan pimpinan pondok pesantren.

Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cimahi, Ketua MUI Kota Cimahi, organisasi kemasyarakatan Islam, serta ratusan jamaah.

Nuansa religius semakin terasa dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz KH. Dudi Mutaqin, M.Pd.I. dan Baba Feylian, Lc., M.A., yang mengajak jamaah meneladani nilai-nilai luhur dari peristiwa Isra Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan bahwa Isra Mi’raj mengandung pesan fundamental bagi umat Islam, khususnya perintah shalat lima waktu yang sarat makna pembentukan karakter.

Menurutnya, shalat tidak hanya berkaitan dengan hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga membentuk sikap disiplin, kepedulian sosial, dan tanggung jawab kolektif.

“Nilai-nilai yang terkandung dalam shalat harus tercermin dalam kehidupan bermasyarakat dan juga dalam pelaksanaan tugas pemerintahan,” kata Ngatiyana.

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dan penguatan moral spiritual.

Pembangunan infrastruktur, kata dia, harus berjalan seiring dengan pembentukan akhlak dan etika, agar hasil pembangunan benar-benar menghadirkan kesejahteraan dan kenyamanan bagi masyarakat.

Ngatiyana juga mengajak seluruh aparatur pemerintah dan warga Cimahi menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai momen muhasabah, memperbaiki niat, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan kebersamaan sosial.

Melalui peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriah ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap nilai-nilai religius semakin mengakar di tengah masyarakat dan menjadi pijakan moral dalam setiap kebijakan serta langkah pembangunan daerah ke depan. (Bagdja)

Exit mobile version