Ragam DaerahTeknologi

Jelang Nataru, Indosat Perkuat Jaringan 5G AIvolusi di Jakarta Raya dan Jawa Barat

68
Perkuat AIvolusi5G Jaringan Berbasis AI dan 5G Dukung Kesiapan Jaringan Natal dan Tahun Baru, Rabu(24/12/2025). (Foto:Krist)

SNU//Tasikmalaya – Menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) terus memperkuat kesiapan jaringan telekomunikasinya di kawasan Jakarta Raya, yang mencakup wilayah Inner Jakarta, Outer Jakarta hingga Jawa Barat.

Penguatan jaringan dilakukan melalui ekspansi layanan 5G berbasis teknologi AIvolusi5G, untuk memastikan konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan aman di tengah meningkatnya mobilitas serta aktivitas digital masyarakat.

EVP–Head of Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison, Chandra Pradyot Singh, mengatakan penguatan jaringan ini merupakan bentuk komitmen Indosat untuk selalu hadir di momen-momen penting masyarakat.

“Di momen perayaan Natal dan Tahun Baru, konektivitas bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga stabilitas dan rasa aman,” ujarnya, Rabu (24/12/2025).

Menurutnya, teknologi AIvolusi5G memungkinkan jaringan Indosat tetap adaptif, andal, dan relevan untuk menjawab kebutuhan digital masyarakat, khususnya di kawasan Jakarta Raya yang memiliki tingkat aktivitas sangat tinggi.

Sebagai pusat aktivitas ekonomi dan digital nasional, Jakarta Raya memiliki karakter lalu lintas data yang dinamis dan padat. 

Untuk itu, Indosat tidak hanya menambah kapasitas jaringan, tetapi juga menerapkan pendekatan berbasis kecerdasan artifisial yang mampu membuat jaringan beradaptasi secara real-time terhadap kondisi lapangan, termasuk lonjakan trafik musiman selama Nataru.

Melalui AIvolusi5G, Indosat diklaim mampu mengoptimalkan performa jaringan secara otomatis, mulai dari pengelolaan kepadatan pengguna, pola mobilitas, hingga distribusi kapasitas secara dinamis, sehingga kualitas layanan tetap terjaga.

Cakupan Ekspansi 5G

Inner Jakarta (DKI Jakarta, Depok, Bekasi, Karawang):

Ekspansi 5G menjangkau 32 kecamatan atau sekitar 26% dari total kecamatan, dengan coverage mencapai 34%. Fokus penguatan diarahkan pada kawasan pusat bisnis, perkantoran, pusat komersial, serta koridor mobilitas utama.

Outer Jakarta (Tangerang, Bogor, Cianjur, Banten, Sukabumi):

Ekspansi 5G menjangkau 20 kecamatan atau sekitar 7% wilayah, dengan coverage mencapai 3,3%.

Jawa Barat:

Jaringan 5G Indosat telah hadir di 45 kecamatan di 5 kota/kabupaten, dengan cakupan mencapai 93% wilayah prioritas, terutama kawasan urban.

Penguatan jaringan di Inner Jakarta juga diarahkan untuk memastikan performa tetap stabil pada jam sibuk dan puncak Nataru, ketika aktivitas komunikasi, transaksi digital, serta konsumsi konten meningkat signifikan.

Perlindungan Digital Otomatis

Selain memperkuat performa jaringan, AIvolusi5G juga dilengkapi fitur AntiScam dan Anti-Spam yang bekerja secara real-time di tingkat jaringan untuk mendeteksi serta menyaring panggilan dan pesan mencurigakan tanpa aplikasi tambahan.

Sejak diluncurkan, fitur ini telah:

Memblokir lebih dari 200 juta panggilan berisiko

Mendeteksi 90 juta pesan mencurigakan

Melindungi rata-rata 11,5 juta pelanggan per bulan dari potensi penipuan

Indosat menyebut perlindungan digital ini semakin relevan mengingat 66% orang dewasa di Indonesia pernah mengalami upaya penipuan dengan total kerugian mencapai Rp49 triliun, berdasarkan laporan State of Scams in Indonesia 2025 dari Global Anti Scam Alliance (GASA) Indonesia. (Krist)

Exit mobile version