Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaRagam Daerah

Jelang Ramadan, Wali Kota Cimahi Ngatiyana Tegaskan Disiplin ASN dan Optimalkan Aplikasi SI CAKAP

1403
×

Jelang Ramadan, Wali Kota Cimahi Ngatiyana Tegaskan Disiplin ASN dan Optimalkan Aplikasi SI CAKAP

Sebarkan artikel ini
Apel tersebut menjadi momentum awal menjelang bulan suci Ramadan sekaligus penegasan sikap tegas pemerintah daerah terhadap kedisiplinan dan integritas pegawai.

Kota Cimahi// secondnewsupdate.co.id – Ngatiyana menegaskan komitmennya dalam menegakkan disiplin aparatur sipil negara (ASN) saat memimpin apel pagi pegawai di Lapangan Apel Kantor Pemerintah Kota Cimahi, Senin (23/2/2026).

Apel tersebut menjadi momentum awal menjelang bulan suci Ramadan sekaligus penegasan sikap tegas pemerintah daerah terhadap kedisiplinan dan integritas pegawai.

Example 300x600

Dalam arahannya, Ngatiyana menekankan bahwa ASN bukan sekadar menjalankan tugas administratif, melainkan mengemban tanggung jawab sebagai pelayan publik. Karena itu, seluruh perilaku dan kinerja ASN telah diatur secara jelas dalam regulasi yang wajib dipatuhi.

“Kita adalah pelayan masyarakat. Disiplin, integritas, dan profesionalisme bukan pilihan, tetapi kewajiban,” tegasnya di hadapan Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, serta seluruh ASN yang hadir.

Walikota Cimahi Ngatiyana saat memberikan sambutannya dalam apel pagi tersebut, menekankan bahwa ASN bukan sekadar menjalankan tugas administratif, melainkan mengemban tanggung jawab sebagai pelayan publik. Karena itu, seluruh perilaku dan kinerja ASN telah diatur secara jelas dalam regulasi yang wajib dipatuhi.

Ngatiyana mengingatkan bahwa nilai dasar ASN BerAKHLAK tidak boleh berhenti pada slogan, melainkan harus menjadi landasan dalam bertindak dan mengambil keputusan. Menurutnya, penguatan disiplin menjadi kunci peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Cimahi.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Cimahi telah mengimplementasikan aplikasi SI CAKAP (Sistem Catatan Kinerja Aparatur Produktif) sejak awal Februari 2026. 

Aplikasi ini menjadi instrumen pengukuran kinerja sekaligus alat penegakan disiplin yang berdampak langsung pada Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

“Siapa pun yang tidak menunjukkan kinerja dan produktivitas yang baik akan berdampak pada penghasilannya. Ini bukan sekadar peringatan, tetapi akan ditegakkan secara konsisten,” ujarnya.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, Ngatiyana memaparkan data penindakan disiplin ASN sepanjang 2025.

Tercatat enam ASN telah dijatuhi sanksi disiplin dengan berbagai tingkatan, yakni:

Satu ASN dikenakan hukuman disiplin berat berupa pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri akibat pelanggaran kewajiban jam kerja selama 10 hari berturut-turut.

Dua ASN menerima teguran lisan karena melanggar ketentuan jam kerja.

Satu ASN dijatuhi sanksi pembebasan dari jabatan selama satu tahun.

Satu ASN dikenakan penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun.

Satu ASN menerima pernyataan tidak puas secara tertulis akibat pelanggaran integritas dan keteladanan.

Memasuki 2026, Tim Disiplin Kota Cimahi juga tengah memproses tujuh dugaan pelanggaran disiplin ASN.

Wali Kota meminta BKPSDMD dan Tim Disiplin menindaklanjuti seluruh kasus tersebut secara profesional dan tanpa pandang bulu.

“Kita sepakat menegakkan regulasi bagi seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK. Tidak boleh ada pembiaran atau toleransi terhadap pelanggaran,” katanya.

Ngatiyana juga mengingatkan para pimpinan perangkat daerah agar aktif mengawasi dan membina kedisiplinan di unit kerja masing-masing. 

Menurutnya, kepemimpinan yang tegas dan konsisten menjadi faktor penting dalam membangun budaya kerja yang berintegritas.

Menjelang Ramadan, ia mengajak seluruh ASN menjadikan momentum tersebut sebagai ruang refleksi dan penguatan komitmen. 

Ia berharap nilai-nilai spiritual selama Ramadan dapat memperkuat integritas dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

“Ramadan harus menjadi pengingat untuk bekerja lebih baik, lebih jujur, dan lebih bertanggung jawab,” tegasnya.

Apel pagi tersebut menjadi penegasan bahwa Pemkot Cimahi akan terus memperkuat budaya disiplin dan kinerja sebagai fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel. (Bagdja)

Penulis: Bagdja Sukmana Editor: Bama
Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600