Leuwisari Kab Tasikmalaya// secondnewsupdate.co.id – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti warga Kampung Parigi, Desa Linggawangi, Kecamatan Leuwisari, Senin (13/4/2026).
Jembatan Balasipun yang selama ini menjadi akses vital masyarakat akhirnya kembali berdiri kokoh setelah rampung direnovasi.
Peresmian jembatan tersebut dilakukan langsung oleh Kapolres Tasikmalaya, Wahyu Pristha Utama, sekitar pukul 12.30 WIB. Kehadirannya bersama jajaran pejabat utama disambut antusias warga serta unsur pemerintah setempat.
Jembatan ini sebelumnya menjadi titik krusial yang kerap menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi warga yang setiap hari melintas untuk bekerja, sekolah, maupun aktivitas ekonomi lainnya.
Dalam sambutannya, Wahyu menegaskan bahwa pembangunan kembali jembatan tersebut bukan sekadar perbaikan infrastruktur, melainkan bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ini bukan hanya jembatan, tapi penghubung utama aktivitas warga. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan hingga ke pelosok,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk merawat jembatan tersebut melalui semangat gotong royong.
Peresmian berlangsung sederhana namun penuh makna.
Sejumlah unsur dari TNI, Polri, hingga pemerintah daerah turut hadir sebagai simbol sinergi dalam mendukung pembangunan di wilayah.
Kepala Desa Linggawangi, Budi Rachman, menyampaikan rasa syukur atas selesainya renovasi jembatan yang selama ini menjadi urat nadi kehidupan warga.
“Jembatan ini sangat penting bagi kami. Anak-anak sekolah dan para petani sangat bergantung pada akses ini,” ungkapnya.
Dengan kembali berfungsinya Jembatan Balasipun, aktivitas warga kini berangsur normal.
Distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, sementara pelajar dapat berangkat ke sekolah tanpa rasa khawatir.
Kehadiran jembatan yang telah diperbaiki ini diharapkan mampu mendorong mobilitas serta pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat, sekaligus menjadi bukti nyata kolaborasi berbagai pihak dalam menjawab kebutuhan dasar warga. (M Krist)
