Jawa Barat, Bandung Barat l secondnewsupdate.co.id — Ketua Ranting Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Ketua Ranting Al-Hidayah Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Iis Sumiati, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas lingkungan.
Seruan tersebut disampaikan Iis sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya menjaga suasana kehidupan masyarakat agar tetap aman, damai, dan harmonis di tengah dinamika informasi yang berkembang begitu cepat.
Menurut Iis, menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan semata-mata menjadi tugas kepolisian ataupun pemerintah. Kondusivitas wilayah, kata dia, hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat ikut mengambil peran dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
“Mari kita bersama-sama dengan kepolisian dan pemerintahan menjaga kondusivitas, ketertiban, dan keamanan di wilayah kita masing-masing,” ujar Iis Sumiati, Minggu (30/8/2026).
Warga Diminta Bijak Terima Informasi
Iis juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum diketahui kebenarannya.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial membuat informasi dapat menyebar dengan sangat cepat. Karena itu, masyarakat perlu memiliki sikap kritis dan bijaksana agar tidak terjebak dalam informasi yang dapat memicu keresahan maupun konflik di lingkungan.
“Sikap bijak dalam menerima informasi sangat diperlukan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi atau mengikuti ajakan-ajakan yang justru dapat mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan,” tegasnya.
Ia menilai, menjaga ketenangan masyarakat dapat dimulai dari hal sederhana, yakni tidak mudah terpancing oleh isu yang belum jelas sumber dan kebenarannya serta tidak ikut menyebarkan informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.
Persoalan Warga Utamakan Musyawarah
Lebih lanjut, Iis menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi apabila terjadi persoalan di tengah masyarakat.
Ia berharap setiap permasalahan dapat diselesaikan secara bijaksana melalui jalur komunikasi dan musyawarah dengan melibatkan pihak-pihak terkait.
Menurutnya, tindakan yang emosional justru berpotensi memperkeruh keadaan dan mengganggu keharmonisan masyarakat.
“Kalau ada persoalan di lingkungan, mari kita selesaikan dengan komunikasi dan koordinasi. Jangan sampai permasalahan yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan baik justru menjadi lebih besar karena adanya provokasi,” katanya.
Iis menambahkan, keberadaan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan di tengah masyarakat juga memiliki peran penting dalam membangun kesadaran warga untuk menjaga persatuan, toleransi, serta keamanan lingkungan.
Sebagai bagian dari elemen masyarakat, Muslimat NU dan Ranting Al-Hidayah Desa Rajamandala Kulon, kata Iis, siap terus membangun sinergi bersama kepolisian dan pemerintah dalam menjaga situasi kamtibmas.
“Kami siap bersama kepolisian dan pemerintahan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Mari bersama-sama menjaga wilayah kita agar tetap kondusif dan tidak mudah terprovokasi,” pungkasnya. (Gopur)
















