HukumKesehatanRagam Daerah

Ketum Rel MBG Sidak Dapur MBG di Medan, Tekankan Keamanan Kerja dan Standar Operasional

112
Ketua Umum Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong (Rel MBG), Roy Marjuk, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Jumat (8/5/2026).

Medan/secondnewsupdate.co.id – Ketua Umum Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong (Rel MBG), Roy Marjuk, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Jumat (8/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Roy didampingi komedian nasional Azis Gagap yang juga aktif mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan operasional dapur MBG berjalan sesuai standar, baik dari sisi kualitas makanan maupun aspek keselamatan kerja bagi para pekerja dapur.

Roy mengatakan, secara umum dapur SPPG Sidorejo dinilai telah memenuhi standar operasional yang ditetapkan.

Meski demikian, pihaknya masih menemukan beberapa catatan kecil yang perlu segera diperbaiki oleh pengelola.

“Secara keseluruhan dapur ini sudah layak dan operasionalnya mengikuti aturan yang berlaku. Namun ada beberapa hal minor yang menjadi perhatian, terutama terkait sirkulasi udara dan sistem penyimpanan tabung gas yang harus lebih diperhatikan dari sisi keamanan,” ujar Roy saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan sehat bagi penerima manfaat, tetapi juga harus memastikan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi seluruh pekerja dapur.

Roy bahkan sempat melakukan pengecekan langsung terhadap perangkat keamanan dapur, termasuk alat pendeteksi kebocoran gas.

“Tadi saya coba langsung detektor gasnya, Alhamdulillah berfungsi dengan baik. Ini penting karena dapur MBG harus sehat sekaligus aman bagi pekerjanya,” katanya.

Selain aspek teknis, Roy juga mengingatkan para mitra pengelola SPPG agar menjaga kualitas pelayanan dan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat penerima manfaat.

Ia menilai, sosialisasi yang baik dapat mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait program MBG yang saat ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

“Kami minta seluruh mitra menjalankan program ini dengan penuh tanggung jawab. Jaga kualitas makanan, berikan edukasi yang benar, supaya masyarakat memahami manfaat program ini dan dukungan publik terus meningkat,” tegasnya.

Sementara itu, Azis Gagap menyebut dirinya bersama tim Rel MBG rutin melakukan kunjungan ke sejumlah dapur SPPG di berbagai daerah.

Menurutnya, monitoring lapangan penting dilakukan untuk memastikan standar pelayanan benar-benar diterapkan secara konsisten.

“Kami ingin lihat langsung kondisi dapur, sistem kerjanya, sampai kondisi pekerjanya. Tadi kami lihat di sini secara umum sudah sesuai standar, hanya ada beberapa detail kecil yang perlu pembenahan bertahap,” kata Azis.

Ia berharap seluruh dapur MBG di Indonesia dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan agar program ini memberi manfaat optimal bagi generasi muda.

“Program ini kan untuk anak bangsa. Jadi kita ingin yang diberikan benar-benar terbaik,” ujarnya.

Di sisi lain, Mitra SPPG Sidorejo, Bayu Pratomo, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Rel MBG. Ia menilai masukan yang diberikan menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas layanan dapur.

“Kami berterima kasih atas kunjungan dan perhatian dari Rel MBG. Semoga ini menjadi momentum perbaikan bagi kami agar layanan semakin baik,” tutur Bayu.

Bayu menambahkan, program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar.

“Program ini punya manfaat besar, bukan sekadar makanan gratis, tapi juga memberdayakan masyarakat sekitar melalui peluang kerja. Kami berharap Rel MBG terus bersama kami dan menjadi wadah kolaborasi bagi relawan,” pungkasnya. (Rizky).

Exit mobile version