EntertainmentGaya hidupHukumKriminalRagam Daerah

Kurir JNE Jadi Korban Begal di Bandung, Manajemen Beri Pendampingan dan Motor Baru

117
Hasan Alnazhari, kurir JNE, menjadi korban tindak pidana pembegalan dapat motor dari Perusahaan, Kamis(7/5/2026). (Foto:Krist)

Bandung/ secondnewsupdate.co.id – Seorang kurir ekspedisi JNE, Hasan Alnazhari, menjadi korban pembegalan saat tengah menjalankan tugas mengantarkan paket di kawasan Astana Anyar, Kota Bandung, Minggu (3/5/2026). Kemarin.

Insiden tersebut tak hanya menyebabkan kerugian material, tetapi juga meninggalkan trauma bagi korban yang saat itu sedang bekerja melayani pelanggan.

Menanggapi kejadian tersebut, manajemen JNE menyatakan keprihatinan mendalam dan langsung memberikan perhatian khusus kepada Hasan.

Perusahaan memastikan korban mendapat pendampingan secara intensif, baik dukungan moral maupun psikologis, serta terus memantau kondisi pascakejadian.

Sebagai bentuk dukungan nyata, JNE menyerahkan satu unit sepeda motor baru kepada Hasan Alnazhari. Bantuan itu diharapkan dapat membantu korban kembali menjalankan aktivitas dan meringankan beban akibat peristiwa pembegalan.

Penyerahan motor dilakukan secara simbolis di Kantor Pusat JNE, Jalan Tomang Raya, Jakarta Barat, Kamis (7/5/2026).

Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, menyerahkan langsung bantuan tersebut didampingi jajaran manajemen, yakni Direktur JNE Edi Santoso, Human Capital Development Division Head Fikri Al Haq Fachryana, Human Capital Operation Division Head Agustinus Ayung Prasetio, serta Kepala Cabang JNE Bandung Iyus Rustandi.

Feriadi menegaskan perusahaan mengecam segala bentuk tindak kriminal, khususnya aksi yang membahayakan keselamatan karyawan saat bertugas di lapangan.

“Keselamatan kurir adalah prioritas utama perusahaan. Kami memastikan korban mendapatkan pendampingan yang dibutuhkan, baik secara fisik maupun psikologis,” ujar Feriadi.

Ia menambahkan, pemberian kendaraan baru merupakan bentuk apresiasi sekaligus kepedulian perusahaan terhadap karyawan yang mengalami musibah saat bekerja.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban karyawan kami dan mendukungnya untuk kembali beraktivitas,” lanjutnya.

Selain memberikan dukungan kepada korban, JNE juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian agar kasus pembegalan tersebut segera terungkap dan pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

Manajemen turut mengapresiasi masyarakat serta jajaran Polsek Astana Anyar Bandung yang telah bergerak cepat membantu penanganan kasus.

Kasus yang menimpa Hasan menjadi pengingat penting mengenai tingginya risiko yang dihadapi pekerja lapangan, khususnya kurir pengiriman yang setiap hari bertugas mendistribusikan barang ke berbagai wilayah.

Melalui semangat Connecting Happiness, JNE menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan terbaik kepada pelanggan sekaligus memastikan keamanan dan perlindungan bagi seluruh karyawannya.

Peristiwa ini juga memantik perhatian publik terkait perlunya peningkatan keamanan bagi pekerja sektor logistik, terutama yang beroperasi di area perkotaan dengan tingkat kriminalitas tinggi. (Krist)

Exit mobile version