Soreang Kab. Bandung// secondnewsupdate.co.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb merayakan Idulfitri 1 Syawal 1447 H di Kabupaten Bandung dengan melaksanakan Salat Idulfitri bersama ribuan masyarakat.
Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Agung Al-Fathu, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, Sabtu (21/3/2026).
Acara turut dihadiri unsur perangkat daerah serta Forkopimda dan Forkopimcam.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Kang DS menegaskan bahwa momentum Idulfitri bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan menyampaikan capaian pembangunan kepada masyarakat.
“Idulfitri ini menjadi momentum bagi kami untuk terus memperkuat kebersamaan sekaligus menyampaikan apa saja yang telah dan sedang dikerjakan pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Bandung,” katanya.
Selama masa kepemimpinannya, Pemerintah Kabupaten Bandung telah meluncurkan berbagai program strategis lintas sektor.
Di bidang lingkungan hidup, sejumlah terobosan dihadirkan, termasuk Peraturan Daerah tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta gerakan pengurangan sampah plastik sekali pakai.
“Lingkungan yang sehat adalah fondasi utama kesejahteraan masyarakat. Berbagai kebijakan kami arahkan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan,” ucapnya.
Di sektor pendidikan dan kesehatan, Pemkab Bandung menggulirkan program BESTI (Beasiswa ti Bupati) bagi siswa berprestasi serta memperkuat layanan kesehatan melalui pembangunan lebih dari 62 puskesmas dan 5 RSUD Bedas.
“Kami terus meningkatkan akses pendidikan dan layanan kesehatan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih baik dan merata,” tambahnya.
Sementara itu, pembangunan infrastruktur jalan terus digenjot dengan alokasi anggaran lebih dari Rp1,8 triliun. Pemerintah daerah juga membangun 28 SMP baru dan 2 SMA baru guna memperluas akses pendidikan.
Di sektor pertanian, program Kartu Tani SIBEDAS disalurkan melalui dana hibah sebesar Rp25 miliar yang menyasar 50.000 petani.
“Petani adalah tulang punggung daerah. Karena itu, kami menghadirkan program yang benar-benar mendukung peningkatan kesejahteraan mereka,” ungkapnya.
Dalam bidang kesejahteraan sosial, Pemkab Bandung menargetkan perbaikan 7.000 rumah tidak layak huni setiap tahunnya, serta memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dan kesehatan melalui BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan bagi aparatur desa, RT/RW, Linmas, dan kader PKK.
Melalui berbagai program tersebut, Kang DS kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami akan terus bekerja keras agar pembangunan di Kabupaten Bandung semakin dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (Apih)
















