HukumRagam Daerah

Lalai berkendara, 32 Orang Meninggal Dunia, Sepanjang Tahun 2024

1364
Pemotor tanpa lampu utama meninggal dunia usai tabrakan dengan mobil akhir tahun 2024, Selasa(31/12/2024). (Foto: Krist)

SNU|Tasikmalaya – Angka kecelakaan Lalu lintas di wilayah Hukum Polres Kabupaten Tasikmalaya, Tahun 2024 masih tinggi, sekitar 129 persen mengalami kenaikan dibanding tahun 2023 lalu. Dengan total 115 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi sepanjang tahun 2024 dengan merenggut 32 orang warga meninggal dunia

“Jadi secara keseluruhan laka lantas ini turun, dari 137 di tahun 2023, tahun 2024 hanya 115 Laka lantas, Tapi dari sisi fatalitas akibat laka, naik dari 14 menjadi 32 orang meninggal dunia,” ungkap Kapolres AKBP Haris Dinzah, saat menggelar rilis akhir tahun 2024, Selasa (31/12/2024).

Menurut Kapolres, Korban luka berat naik 400 persen dibanding tahun 2023 lalu hanya satu orang, menjadi lima orang di tahun 2024. Total kerugian akibat kecelakaan mencapai 139 juta rupiah lebih.

Pemotor tanpa lampu utama meninggal dunia usai tabrakan dengan mobil akhir tahun 2024, Selasa(31/12/2024). (Foto: Krist)

“Korban luka berat naik 400 persen, dari satu jadi lima. Luka ringan, naik 7 persen, dari 174 jadi 186 orang,” jelas AKBP Haris Dinzah.

Kata Kapolres, faktor penyebabnya yakni human error atau kelalaian manusia saat berkendara tanpa menghiraukan keselamatan berlalu lintas.

“Seperti kecelakaan yang terjadi di kampung Salebu Mangunreja, pengendara tidak pakai helm, lampu utama motor tidak ada. Padahal itu malam hari. Jadi faktornya itu kesadaran berlalu lintas masih rendah,” ucap Kapolres. 

“Iyah selama tahun 2024, kesadaran masyarakat berlalu lintas masih rendah hingga menyebabkan pelanggaran mengalami peningkatan sekitar 8 persen dan pengendara yang dikenakan sangsi tilang sebanyak 4.715 pengendara,” katanya.

Maka dari itu pihaknya akan menggandeng semua stakeholder untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan berlalu lintas.

Sedangkan untuk faktor sarana prasarana jalan, di Wilayah Hukum Polres Tasikmalaya tergolong baik. Namun, kondisi geografis dan kontur jalan juga menjadi pemicu laka lantas, “seperti jalan licin dan pengendara kurang hati-hati saat jalan menanjak, ” Katanya. (***)

Exit mobile version