BeritaInformatikaRagam Daerah

Lantik 440 Peserta, KDS Tegaskan Sumpah PNS Bukan Formalitas: Integritas dan Pelayanan Publik Jadi Kunci!

122
Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS, menegaskan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan serta sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) bukan sekadar seremoni atau formalitas administratif.

Kabupaten Bandung, Jabar | secondnewsupdate.co.id – Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS, menegaskan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan serta sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) bukan sekadar seremoni atau formalitas administratif.

Lebih dari itu, momentum tersebut merupakan komitmen moral untuk menjalankan tugas secara profesional, menjaga integritas, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Penegasan itu disampaikan KDS di hadapan 440 peserta dalam kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan serta Sumpah PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung, yang berlangsung di Gedung Moh Toha, Rabu (28/10/2026).

Dalam sambutannya, KDS menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan tersebut. 

Ia berharap, sumpah yang diucapkan para aparatur tidak berhenti sebatas rangkaian acara, tetapi benar-benar diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Terima kasih kepada semua yang telah hadir dan mendukung kegiatan ini. Pengambilan sumpah bukan hanya pemenuhan kewajiban, tetapi merupakan komitmen untuk bekerja secara profesional dan mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujar KDS.

KDS Ingatkan Integritas dan Kepercayaan Publik

Menurut KDS, aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, setiap pegawai dituntut mampu menunjukkan integritas, profesionalisme, serta sikap bertanggung jawab dalam menjalankan kewenangannya.

Ia menilai, pemerintahan yang baik tidak cukup hanya ditopang oleh program dan kebijakan, tetapi juga harus didukung oleh aparatur yang transparan, akuntabel, dan mampu menjaga kepercayaan publik.

KDS turut mengingatkan pentingnya menerapkan nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus menjadi pedoman nyata dalam bersikap, mengambil keputusan, serta berinteraksi dengan masyarakat maupun sesama rekan kerja.

“Nilai-nilai ini harus hidup dalam pekerjaan sehari-hari, bukan hanya menjadi slogan atau catatan,” katanya.

Aparatur Dituntut Adaptif dan Berorientasi pada Hasil

Menghadapi perkembangan zaman dan perubahan kebutuhan masyarakat, KDS mendorong seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Bandung agar mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi, meningkatkan kreativitas, serta bekerja lebih efektif dan efisien.

Ia juga mengajak para pegawai untuk tidak ragu melakukan pembenahan demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, keberhasilan kinerja pemerintahan tidak semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan yang terlaksana, melainkan dari dampak dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kita harus bekerja tepat, bekerja keras, dan bekerja dengan ikhlas. Yang penting bukan hanya prosesnya, tetapi manfaat yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap program dan kebijakan pemerintah harus berorientasi pada kebutuhan warga, sehingga kehadiran aparatur negara dapat memberikan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Peningkatan Kompetensi dan Tata Kelola Jadi Perhatian

Lebih lanjut, KDS menekankan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu kunci untuk menghadapi tantangan pemerintahan ke depan. 

Seluruh jajaran aparatur didorong untuk terus belajar, memperbarui pengetahuan, meningkatkan kompetensi, dan membangun budaya kerja yang profesional.

Selain penguatan kapasitas pegawai, KDS juga menyoroti pentingnya pembenahan tata kelola pemerintahan, termasuk perbaikan struktur keuangan dan peningkatan pendapatan daerah.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kemampuan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui pelantikan dan pengambilan sumpah ini, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap para aparatur semakin memahami tanggung jawab yang melekat pada jabatan maupun status kepegawaiannya.

Integritas, profesionalisme, kolaborasi, serta orientasi pelayanan diharapkan menjadi prinsip yang terus dipegang dalam setiap pelaksanaan tugas.

Menutup sambutannya, KDS mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kinerja demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Semoga kita semua diberikan kekuatan dan kemudahan untuk meningkatkan kebersamaan, memperkuat kinerja, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan keluarga kita,” tutup KDS. (Apih)

Exit mobile version