Kabupaten Bandung// secondnewsupdate.co.id – Bencana tanah longsor menimpa sebuah rumah kontrakan milik warga di Kampung Mekar Sari RT 03 RW 10, Desa Tribaktimulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, pada Minggu (1/2/2026) siang menjelang sore.
Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan dua anak meninggal dunia.
Longsor terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah Pangalengan. Material longsoran berasal dari tebing setinggi kurang lebih 20 meter yang berada tepat di belakang rumah, lalu ambruk dan menghantam bangunan yang dihuni satu keluarga.
Kepala Bidang Pencegahan Bencana BPBD Kabupaten Bandung, Diki, menjelaskan bahwa peristiwa nahas itu terjadi ketika para korban sedang berkumpul dan makan bersama di dapur rumah kontrakan.

“Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, saat keluarga sedang berada di dalam rumah. Hujan deras memicu longsoran dari tebing curam di belakang rumah dan menimpa dinding bangunan,” kata Diki saat dikonfirmasi.
Dalam kejadian tersebut, kepala keluarga bernama Ato dan istrinya Desi turut menjadi korban terdampak. Dua anak mereka ikut tertimbun material longsor.
Seorang bayi berusia sekitar tiga bulan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat tertimbun material longsoran. Sementara anak kedua yang berusia sekitar lima tahun sempat dilarikan ke RSUD Bedas, Kecamatan Cimaung, untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
“Total korban meninggal dunia sebanyak dua orang,” ujar Diki.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Bandung, pemerintah desa dan Kecamatan Pangalengan, TNI-Polri, serta Satpol PP langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi dan penanganan awal bencana.
“Kami bersama unsur terkait bergerak cepat melakukan evakuasi korban serta penanganan awal di lokasi bencana,” jelasnya.
BPBD Lakukan Asesmen Lanjutan
Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Bandung masih melakukan asesmen lanjutan untuk memastikan kondisi lokasi dan mengantisipasi potensi longsor susulan, mengingat kontur tanah yang labil serta kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.
BPBD juga mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor agar tetap waspada dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah. (Apih)
















