HukumKriminalRagam Daerah

LPA Deli Serdang Beri Apresiasi Tinggi kepada Satresnarkoba Polresta Deli Serdang, Sita Narkoba Senilai Rp57,2 Miliar dan Selamatkan 250 Ribu Jiwa

120
Ketua LPA Deli Serdang, Junaidi Malik, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Satresnarkoba Polresta Deli Serdang atas komitmen dan kerja keras memberantas peredaran narkotika yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

Deli Serdang/ secondnewsupdate.co.id – Keberhasilan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Deli Serdang membongkar jaringan peredaran narkotika berskala besar menuai apresiasi dari berbagai kalangan. 

Salah satunya datang dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang yang menilai pengungkapan tersebut sebagai langkah nyata dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba.

Ketua LPA Deli Serdang, Junaidi Malik, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Satresnarkoba Polresta Deli Serdang atas komitmen dan kerja keras memberantas peredaran narkotika yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

Menurutnya, maraknya peredaran narkoba yang melibatkan jaringan lokal hingga sindikat internasional merupakan ancaman serius terhadap masa depan bangsa.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi juga aktif mengambil peran dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.

“Peredaran narkotika oleh sindikat internasional merupakan alarm keras bagi bangsa ini. Mereka berupaya merusak generasi muda secara sistematis. Semua pihak harus bersatu melawan kejahatan narkotika demi menyelamatkan masa depan Indonesia,” ujar Junaidi, Minggu (19/7/2026).

LPA Deli Serdang menilai pengungkapan kasus besar di kawasan Gerbang Tol Lubuk Pakam sebagai salah satu prestasi terbesar yang berhasil diungkap Satresnarkoba Polresta Deli Serdang sepanjang tahun ini.

Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 53,2 kilogram sabu, 9.112 butir ekstasi, 3.249 unit liquid vape mengandung narkotika, serta 350 sachet Happy Water. Nilai keseluruhan barang bukti diperkirakan mencapai Rp57.222.900.000.

Tak hanya bernilai fantastis, keberhasilan penyitaan tersebut diperkirakan mampu menyelamatkan sekitar 250.772 jiwa, yang mayoritas merupakan kalangan generasi muda, dari potensi penyalahgunaan narkotika.

Selain itu, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang juga berhasil menangkap seorang bandar sabu di kawasan sekolah di Kecamatan Pagar Merbau. 

Pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam menjaga lingkungan pendidikan agar tidak dijadikan sasaran peredaran narkoba.

Junaidi Malik menegaskan bahwa modus para pelaku kini semakin berbahaya. Anak-anak tidak lagi hanya menjadi korban penyalahgunaan narkoba, tetapi juga mulai dimanfaatkan sebagai kurir hingga berpotensi direkrut menjadi bagian dari jaringan pengedar.

“Kejahatan narkoba merupakan extraordinary crime yang tidak boleh diberi ruang sedikit pun. Kita harus memutus jaringan ini sampai ke akar-akarnya agar cita-cita mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 benar-benar dapat tercapai,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan aparat kepolisian bukan sekadar mengungkap kasus, tetapi juga menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang rentan menjadi target sindikat narkotika.

“Bravo Polri. Melindungi anak-anak berarti menjaga masa depan bangsa. Apa yang dilakukan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang patut mendapat apresiasi karena telah menyelamatkan ratusan ribu generasi muda dari ancaman narkoba,” katanya.

Sementara itu, Kasatresnarkoba Polresta Deli Serdang, Kompol Fery Kusnadi, mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan berbagai elemen masyarakat, termasuk LPA Deli Serdang.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata, melainkan membutuhkan sinergi seluruh komponen masyarakat agar upaya pencegahan dan penindakan berjalan maksimal.

“Anak-anak adalah aset bangsa yang wajib kita lindungi bersama. Satresnarkoba Polresta Deli Serdang akan terus berada di garis terdepan dalam memberantas peredaran narkoba tanpa kompromi. Kami juga akan memperkuat edukasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar Deli Serdang benar-benar bersih dari narkoba,” tegas Fery.

Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat perang melawan narkoba sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar berani melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkotika di lingkungan masing-masing. (Rizky)

Exit mobile version