Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaPendidikanRagam Daerah

Mabesad Gandeng Mahasiswa UIN Palangka Raya Perkuat Gerakan Cegah Karhutla di Kalimantan Tengah

123
×

Mabesad Gandeng Mahasiswa UIN Palangka Raya Perkuat Gerakan Cegah Karhutla di Kalimantan Tengah

Sebarkan artikel ini
Ketua Tim Sosialisasi Mabesad, Brigjen TNI Zulkifli, menegaskan bahwa upaya menjaga lingkungan tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja.

Palangka Raya, Kalteng l secondnewsupdate.co.id – Upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah terus diperkuat melalui edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat. 

Kali ini, Tim Sosialisasi Penanganan Karhutla Mabesad menyasar kalangan civitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya, Selasa (22/9/2026).

Example 300x600

Kegiatan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan dampak luas terhadap masyarakat maupun ekosistem.

Ketua Tim Sosialisasi Mabesad, Brigjen TNI Zulkifli, menegaskan bahwa upaya menjaga lingkungan tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja. 

Pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda dan kalangan mahasiswa.

Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan karena memiliki kapasitas untuk menyerap pengetahuan sekaligus menyebarluaskan informasi positif kepada lingkungan sekitarnya.

Ia mendorong mahasiswa agar tidak hanya memahami bahaya Karhutla, tetapi juga mengambil peran nyata dalam membangun kepedulian masyarakat terhadap kelestarian alam.

“Menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama,” menjadi pesan penting yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, seiring dengan dorongan agar generasi muda ikut mengambil bagian dalam upaya pencegahan Karhutla.

Dalam kesempatan yang sama, Brigjen TNI Kris Doni Indriarto, memaparkan berbagai faktor yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Faktor penyebab Karhutla tidak hanya berkaitan dengan aktivitas manusia, tetapi juga kondisi alam tertentu yang dapat mempercepat proses penyebaran api.

Pemahaman terhadap berbagai faktor tersebut dinilai penting agar masyarakat mampu melakukan langkah pencegahan secara lebih dini.

Materi sosialisasi juga semakin lengkap dengan penyampaian dari perwakilan Dewan Adat Dayak, yang menekankan pentingnya menjaga lingkungan melalui penerapan kearifan lokal dalam pengelolaan lahan.

Kearifan lokal masyarakat adat dinilai memiliki nilai penting dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas pengelolaan lahan dengan kelestarian lingkungan.

Karena itu, pengetahuan lokal dan edukasi modern diharapkan dapat berjalan beriringan dalam memperkuat pencegahan Karhutla di Kalimantan Tengah.

Melalui sosialisasi tersebut, mahasiswa UIN Palangka Raya diharapkan mampu menjadi bagian dari mata rantai edukasi kepada masyarakat. 

Pengetahuan yang diperoleh di lingkungan kampus diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga, komunitas, serta masyarakat luas.

Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya memperkuat kepedulian bersama agar pencegahan Karhutla tidak hanya dilakukan ketika kebakaran telah terjadi, tetapi dimulai sejak dari peningkatan kesadaran, pengelolaan lahan yang bertanggung jawab, hingga kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Dengan menggandeng kalangan akademisi dan generasi muda, sosialisasi Mabesad di Palangka Raya diharapkan dapat memperluas gerakan bersama dalam mencegah Karhutla serta menjaga keberlanjutan lingkungan di Kalimantan Tengah. (Burhan)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600