Intan Jaya Papua Tengah //secondnewsupdate.co.id — Gerakan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya Se-Indonesia menyatakan kesiapan menggelar kegiatan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari peran mahasiswa sebagai agen perubahan masa depan. Sabtu (3/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan menerapkan ilmu akademik untuk menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian warga Kabupaten Intan Jaya.
Gerakan ini difokuskan pada sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat Intan Jaya, dengan menitikberatkan pada pengembangan potensi mahasiswa, baik dari sisi soft skills, kepedulian sosial, wawasan kebangsaan, maupun keterampilan praktis.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi positif antara dunia kampus dan masyarakat setempat.
Sebagai langkah awal, pelajar dan mahasiswa Intan Jaya Se-Indonesia melaksanakan diskusi dan konsolidasi yang dipusatkan di Kota Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Sabtu, 3 Januari 2026.
Diskusi tersebut diikuti oleh mahasiswa asal Intan Jaya dari berbagai kota studi di Indonesia yang saat ini telah berada di Sugapa.
Dalam diskusi tersebut ditegaskan lima peran utama mahasiswa, yakni sebagai agen perubahan yang menggerakkan perbaikan sosial, kontrol sosial dalam mengawasi kebijakan dan isu kemasyarakatan, penerus bangsa sebagai calon pemimpin masa depan, kekuatan moral yang menjaga nilai dan akhlak, serta penjaga nilai luhur bangsa.
Seluruh peran tersebut menekankan tanggung jawab mahasiswa dalam memajukan masyarakat, bangsa, dan negara melalui ilmu pengetahuan, integritas, serta kepedulian sosial yang berkelanjutan.

Diskusi dan konsolidasi ini bersifat wajib bagi mahasiswa asal Kabupaten Intan Jaya dari berbagai kota studi.
Mereka diharapkan siap melakukan sosialisasi dan pengabdian di berbagai kampung yang tersebar di delapan distrik di wilayah Kabupaten Intan Jaya.
“Gerakan ini kami lakukan demi masa depan manusia, tanah, air, dan hutan Kabupaten Intan Jaya,” tutupnya. (Jeri)















