Jawa Barat, Bandung l secondnewsupdate.co.id — Dukungan penuh terhadap penguatan peran perempuan dalam politik Jawa Barat kembali ditegaskan Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Jawa Barat sekaligus Anggota DPRD Jawa Barat dari Komisi V dan Ketua Fraksi Partai NasDem, Drs. Mamat Rachmat, M.Si.
Mamat Rachmat memberikan dorongan kuat atas terbentuknya kepengurusan baru Garnita Malahayati NasDem Jawa Barat di bawah kepemimpinan Tuti Nurcholifah Yasin.
Kepengurusan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi struktur organisasi, tetapi mampu melahirkan gerakan perempuan yang aktif, solid dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Pelantikan kepengurusan Garnita Malahayati NasDem Jawa Barat dilakukan oleh Ketua Umum DPP Garnita Malahayati NasDem, Andina Thresia Narang.
Momentum tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk semakin memperkokoh konsolidasi perempuan NasDem sekaligus memperluas ruang partisipasi perempuan dalam kehidupan politik dan sosial.
Mamat Rachmat menilai perempuan memiliki posisi yang sangat penting dalam menentukan arah pembangunan dan masa depan demokrasi.
Karena itu, keberadaan Garnita Malahayati di Jawa Barat diharapkan mampu menjadi wadah yang efektif untuk menghimpun potensi, gagasan, aspirasi dan kekuatan perempuan.
“Tugasnya besar, harus mampu mewakili suara perempuan pada pemilu mendatang. Garnita Malahayati harus hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi perempuan dan memperjuangkannya dengan kerja nyata,” ujar Mamat Rachmat dalam pesannya kepada jajaran pengurus baru.
Menurutnya, tantangan menuju Pemilu 2029 tidak ringan. Partai NasDem membutuhkan kerja politik yang terukur, konsolidasi organisasi yang kuat serta keterlibatan seluruh elemen partai, termasuk kelompok perempuan.
Karena itu, Garnita Malahayati Jawa Barat diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam meningkatkan partisipasi politik perempuan sekaligus ikut mengantarkan target-target Partai NasDem pada Pemilu 2029.
Mamat menekankan, gerakan perempuan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial.
Sebaliknya, Garnita harus mampu menjadikan berbagai persoalan yang dihadapi perempuan sebagai agenda perjuangan yang diterjemahkan melalui program konkret dan bermanfaat.
Mulai dari pemberdayaan ekonomi, pendidikan, perlindungan keluarga, peningkatan kapasitas perempuan, hingga keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan kebijakan publik, menjadi ruang yang terbuka untuk diperkuat.
“Selamat bertugas, Kakak Tuti Nurcholifah Yasin. Semoga amanah dalam mengemban tugas, memperkuat gerakan perempuan, serta menghadirkan karya dan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Barat,” kata Mamat.
Ia juga berharap kepemimpinan Tuti Nurcholifah mampu membawa Garnita Malahayati Jawa Barat menjadi organisasi yang semakin tangguh, adaptif dan dekat dengan masyarakat.
Bagi Mamat, kekuatan perempuan bukan hanya terletak pada jumlah, tetapi juga pada kemampuan membangun kepedulian, merawat kebersamaan serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat.
“Tangguh, Peduli, Penuh Kasih.” Demikian pesan yang disampaikan Mamat Rachmat sebagai semangat bagi jajaran Garnita Malahayati NasDem Jawa Barat.
Dengan kepengurusan baru tersebut, Garnita Malahayati NasDem Jabar diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak konsolidasi perempuan NasDem, sekaligus memperkuat mesin organisasi menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.
Langkah itu sekaligus menegaskan bahwa perempuan bukan sekadar pelengkap dalam kontestasi politik.
Perempuan memiliki suara, gagasan dan kekuatan politik yang strategis untuk ikut menentukan masa depan Jawa Barat dan Indonesia.
Di bawah kepemimpinan Tuti Nurcholifah Yasin, Garnita Malahayati NasDem Jabar kini menghadapi tantangan untuk membuktikan bahwa gerakan perempuan dapat berjalan seiring dengan kerja politik yang inklusif, humanis dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Bagdja)
