Cimahi//secondnewsupdate.co.id – Kota Cimahi memiliki destinasi religi yang unik dan menarik perhatian masyarakat, yakni Masjid Al-Baakhirah yang dikenal sebagai “Masjid Kapal Laut”.
Masjid ini berlokasi di Jalan Bapak Ampi, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, dan menjadi salah satu ikon religi sekaligus objek wisata di kota tersebut.
Keunikan masjid ini terletak pada desain bangunannya yang menyerupai kapal laut lengkap dengan berbagai ornamen khas maritim.
Masjid Al-Baakhirah dibangun pada tahun 2015 oleh almarhum H. Budianto, seorang mantan nahkoda kapal, sebagai bentuk kenang-kenangan sekaligus sarana ibadah bagi masyarakat sekitar.
Pengurus Masjid Al-Baakhirah, Mukhlis Purwo Nugroho, menjelaskan bahwa konsep bangunan masjid terinspirasi dari kisah Nabi Nuh dan bahteranya, yang menjadi simbol keselamatan dan keimanan.
“Masjid ini didirikan oleh almarhum Haji Budianto yang dulunya seorang nahkoda kapal. Desainnya terinspirasi dari kisah Nabi Nuh dan bahtera yang menjadi simbol perjalanan dan perlindungan,” ujarnya saat ditemui.
Desain Detail Layaknya Kapal Asli
Masjid yang memiliki luas sekitar 200 meter persegi ini mampu menampung hingga 500 jamaah.
Detail bangunan dibuat menyerupai kapal laut sungguhan, mulai dari cerobong asap, jangkar, tali kapal berukuran besar, hingga bagian yang menyerupai geladak dan kabin nahkoda.
Tidak hanya bagian luar, interior masjid juga dirancang dengan nuansa maritim. Ornamen seperti kemudi kapal, lampu bergaya kapal, serta jendela berbentuk khas kapal laut memperkuat suasana seolah berada di dalam sebuah kapal.
“Di bagian dalam ada ornamen kemudi kapal, lampu-lampu khas kapal, dan jendela yang dibuat mirip seperti kapal laut. Bahkan lantainya menggunakan keramik warna coklat menyerupai kayu,” jelas Mukhlis.
Jadi Destinasi Wisata Religi, Dikunjungi Hingga Mancanegara
Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, Masjid Al-Baakhirah juga menjadi tujuan wisata religi.
Banyak pengunjung datang tidak hanya dari Cimahi dan sekitarnya, tetapi juga dari luar daerah bahkan luar negeri.
Mukhlis mengatakan, pengunjung yang datang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jawa Tengah, serta dari negara lain seperti Malaysia, Iran, Amerika Serikat, dan Palestina.
“Alhamdulillah banyak masyarakat datang ke sini, selain untuk beribadah juga untuk melihat keunikan bangunannya dan berfoto. Bahkan sebelum pandemi, banyak pengunjung dari luar kota dan luar negeri,” katanya.
Ramadan, Jamaah Meningkat Signifikan
Memasuki bulan suci Ramadan, aktivitas ibadah di Masjid Al-Baakhirah meningkat signifikan. Masjid ini menjadi pusat kegiatan keagamaan, mulai dari salat lima waktu, salat tarawih, hingga tadarus Al-Qur’an.
Keunikan desain serta suasana religius yang kuat membuat masjid ini menjadi pilihan favorit masyarakat untuk beribadah sekaligus menikmati pengalaman spiritual yang berbeda.
Kini, Masjid Al-Baakhirah tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol kreativitas arsitektur religi yang memperkaya identitas Kota Cimahi sebagai kota dengan destinasi wisata religi yang khas. (Bagdja)
















