Soreang kab. Bandung// secondnewsupdate.co.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna yang diwakili Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat, Mohamad Usman, meresmikan grand launching gerai terbaru Mawmie di kawasan Gading Tutuka, Soreang, Kabupaten Bandung.
Dalam sambutan Bupati Bandung yang dibacakan Mohamad Usman, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas hadirnya gerai baru tersebut, sekaligus berharap Mawmie mendapat sambutan positif dari masyarakat.
“Diharapkan Mawmie dapat memberikan yang terbaik bagi BAZNAS Kabupaten Bandung sehingga mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat,” ujar Mohamad Usman.
Gerai Mawmie di Soreang ini menjadi outlet ke-8 yang hadir di Indonesia. Peresmian tersebut turut dihadiri sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimcam Soreang, serta Kepala Desa Cingcin, Aceng Syuhud bersama jajaran perangkat desa.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, menjelaskan bahwa kerja sama antara pihaknya dengan manajemen Mawmie dilakukan dalam bentuk pemanfaatan lahan usaha.
Menurutnya, Mawmie menyewa lahan milik BAZNAS dengan sistem pembayaran tahunan, sementara seluruh biaya pemeliharaan gedung menjadi tanggung jawab pihak Mawmie.
“Kami bekerja sama dengan manajemen Mawmie. Keuntungan dari usaha ini nantinya akan memberikan kontribusi bagi BAZNAS, sedangkan pemeliharaan gedung sepenuhnya ditanggung oleh pihak Mawmie,” jelasnya.
Sementara itu, Manager Operasional Mawmie, Ustaz Hendy, mengatakan pembukaan gerai di Soreang merupakan bagian dari ekspansi usaha sekaligus bentuk kolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Bandung.
Ia berharap kehadiran Mawmie dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Insya Allah ini gerai ke-8, dan dalam waktu dekat kami juga akan membuka gerai baru di Surabaya,” ujarnya.
Terkait persaingan bisnis, Hendy mengaku optimistis Mawmie mampu bersaing dengan kompetitor yang lebih dulu hadir di pasar, seperti Mie Gacoan.
“Dari sisi menu, kami memiliki keunggulan. Selain mie kering, kami juga menyediakan mie kuah seperti ramen, yang tidak dimiliki kompetitor. Kami yakin persaingan ini akan sehat dan memberikan kontribusi terbaik bagi BAZNAS sebagai mitra kami,” pungkasnya. (Apih)
















