Cimahi//secondnewsupdate.co.id –Polemik pembakaran sampah sembarangan yang sempat meresahkan warga RW 13 Kelurahan Leuwigajah akhirnya menemui titik terang.
Warga RW 18 yang sebelumnya melakukan pembakaran sampah sepakat menghentikan aktivitas tersebut setelah dilakukan mediasi bersama pihak terdampak.
Mediasi digelar antara Ketua RW 18 Sugeng, Ketua RW 13 Momon Suparlan, serta warga yang terdampak langsung akibat asap pembakaran sampah.
Pertemuan ini menjadi upaya penyelesaian menyusul keluhan warga RW 13, khususnya di wilayah RT 03 RW 13 Komplek Nusapersada LG.
Ketua RW 13 Momon Suparlan membenarkan bahwa dalam perundingan tersebut, Ketua RW 18 bersama warganya menyatakan komitmen untuk tidak lagi melakukan pembakaran sampah sembarangan di wilayah perbatasan RW 18 dan RW 13.
“Kami bersama keluarga yang terdampak asap pembakaran sampah sudah melakukan mediasi. Alhamdulillah, barusan telah ada kesepakatan antara pihak pelapor dan pihak pengelola sampah di RW 18,” ujar Momon, Senin (19/1/2026).
Ia menegaskan, kesepakatan tersebut disaksikan langsung oleh para pengurus RT dan RW dari kedua wilayah.
Dalam pertemuan itu, seluruh pihak sepakat bahwa kegiatan pembakaran sampah yang berdampak ke wilayah RW 13 harus dihentikan sepenuhnya.
“Mulai detik ini, pembakaran sampah yang berdampak ke wilayah RT 03 RW 13 sudah dipadamkan. Mediasi yang dihadiri pengurus RT dan RW dari kedua pihak sepakat untuk memberhentikan pembakaran sampah tersebut,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu warga terdampak, Ani Mulyani, juga membenarkan bahwa mediasi telah berlangsung dan menghasilkan kesepakatan bersama. Bahkan, menurut Ani, pihak RW 18 berjanji akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk menangani tumpukan sampah yang selama ini dibakar.
“Pengurus RW 18 juga akan meminta bantuan Dinas Lingkungan Hidup untuk mengangkut sampah-sampah yang sudah menumpuk,” ungkap Ani.
Dengan adanya kesepakatan ini, warga RW 13 berharap persoalan pencemaran udara akibat pembakaran sampah tidak terulang kembali dan lingkungan permukiman dapat kembali nyaman serta aman bagi kesehatan warga. (Bagdja)















