Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Ragam DaerahSejarah

Mengenal R. Gandawidjaja, Mantan Sekda Kabupaten Bandung yang Namanya Diabadikan Menjadi Jalan di Kota Cimahi

1984
×

Mengenal R. Gandawidjaja, Mantan Sekda Kabupaten Bandung yang Namanya Diabadikan Menjadi Jalan di Kota Cimahi

Sebarkan artikel ini

Tokoh birokrat, mantan Kolonel, dan Sekda pilihan DPRD yang dikenang atas jasa pengabdiannya bagi Kabupaten Bandung dan Cimahi.

Cimahi/Secondnewsupdate.co.id – Di balik nama Jalan Gandawidjaja yang membentang di Kota Cimahi, tersimpan kisah seorang tokoh pemerintahan yang pernah memberikan pengabdian besar bagi Kabupaten Bandung.

Example 300x600

Sosok tersebut adalah R. Gandawidjaja, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung yang namanya kini diabadikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan jasa-jasanya.

Pemerhati pemerintahan daerah, Djamukertabudi, mengungkapkan bahwa pada masa berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1957 tentang Pemerintahan Daerah, jabatan Sekretaris Daerah belum menjadi jabatan karier di lingkungan birokrasi. 

Saat itu, posisi Sekda merupakan jabatan politik yang dipilih melalui mekanisme pemungutan suara di DPRD berdasarkan usulan fraksi-fraksi.

Melalui mekanisme tersebut, R. Gandawidjaja dipercaya menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung. 

Dalam menjalankan tugasnya, ia mendampingi Bupati R. Apandi pada periode 1958–1960 dan kemudian melanjutkan pengabdiannya bersama Bupati R. Memed Ardiwilaga pada awal masa kepemimpinannya.

Namun, perjalanan pengabdiannya harus berakhir lebih cepat. Pada tahun 1961, R. Gandawidjaja wafat saat menghadiri Sidang Paripurna DPRD-GR Kabupaten Bandung.

Djamukertabudi mengenang bahwa dirinya bersama orang tuanya sempat melayat ke rumah duka di kawasan Baros, Cimahi.

Dari pihak keluarga diketahui bahwa sebelum mengabdikan diri di pemerintahan sipil, R. Gandawidjaja pernah berkarier di dunia militer dengan pangkat terakhir Kolonel.

Setelah mengakhiri karier militernya, ia melanjutkan pengabdian sebagai aparatur sipil di Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung hingga akhirnya dipercaya menduduki jabatan Sekretaris Daerah, posisi strategis yang kala itu diperoleh melalui proses politik di DPRD.

Sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan dedikasinya, Pemerintah kemudian mengabadikan namanya menjadi Jalan Gandawidjaja di Kota Cimahi, menggantikan nama jalan sebelumnya, yakni Jalan Antri Wei.

Menurut Djamu, pengabadian nama tersebut bukan sekadar simbol, melainkan pengingat bagi generasi penerus agar tidak melupakan sejarah perjuangan para tokoh daerah.

“Bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Cimahi ke-25 pada 21 Juni 2026, sudah sepatutnya masyarakat, khususnya para birokrat di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi, mengenal lebih dekat sejarah daerahnya, termasuk mengenang tokoh-tokoh yang telah berjasa membangun pemerintahan,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan kembali pesan Presiden Soekarno melalui semboyan JAS MERAH atau Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah. 

Menurutnya, memahami sejarah merupakan bagian penting dalam membangun identitas daerah sekaligus menghargai pengabdian para pendahulu.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan dan tokoh pendahulunya,” tutup Djamu.(Red/Secondnewsupdate.co.id)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600