Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPolitikRagam Daerah

Muscab PKB Kota Tasikmalaya Memanas, 6 Nama Berebut Kursi Ketua DPC 2026–2031

103
×

Muscab PKB Kota Tasikmalaya Memanas, 6 Nama Berebut Kursi Ketua DPC 2026–2031

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, Jazilul Fawaid sampaikan sambutan, Selasa Malam(7/4/2026). (Foto:Krist)

Kota Tasikmalaya// secondnewsupdate.co.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tasikmalaya resmi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab), forum lima tahunan yang menjadi penentu arah kepemimpinan partai di tingkat daerah.

Muscab kali ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan panggung strategis untuk menentukan siapa yang akan menjadi nahkoda DPC PKB Kota Tasikmalaya periode 2026–2031.

Example 300x600

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, bersama jajaran pengurus DPC, PAC, serta kader PKB se-Kota Tasikmalaya.

Dalam keterangannya, Jazilul menegaskan bahwa seluruh proses Muscab berjalan kondusif dengan mengedepankan prinsip musyawarah mufakat sebagai fondasi utama pengambilan keputusan di tubuh PKB.

“Secara keseluruhan rangkaian Muscab berjalan kondusif sesuai prinsip mufakat. Tidak ada kepentingan pribadi, semuanya untuk soliditas partai,” ujarnya kepada awak media, Selasa malam (7/4/2026).

Hasil Muscab mengerucut pada enam nama bakal calon Ketua DPC PKB Kota Tasikmalaya. 

Empat nama diusulkan oleh DPP, sementara dua lainnya merupakan aspirasi dari DPC dan PAC, mencerminkan sinergi antara struktur pusat dan daerah.

Adapun keenam figur tersebut adalah H. Wahid, Heni Hendini, Muqit Nuryadin, Ahmad Junaedi, H. Endang Syam, dan H. Oleh Soleh.

Meski enam nama mencuat, Jazilul menegaskan bahwa Muscab bukanlah arena voting, melainkan forum penjaringan dan penyampaian aspirasi. 

Keputusan akhir tetap berada di tangan DPP dengan mempertimbangkan berbagai aspek strategis.

“Muscab adalah dapur penjaringan. Demokrasi internal berjalan, tapi komando tetap di DPP,” tegasnya.

Suasana Muscab juga diwarnai momen kekeluargaan, salah satu kandidat, H. Wahid, merayakan hari ulang tahunnya yang bertepatan dengan pelaksanaan Muscab. 

Ucapan selamat dari para kader pun mencairkan suasana, menegaskan soliditas tanpa sekat di internal partai.

Jazilul kembali menekankan bahwa perbedaan pendapat adalah hal wajar dalam forum musyawarah. 

Namun, setelah keputusan ditetapkan, seluruh kader wajib bersatu.

“Kita boleh berbeda pendapat, tapi saat keputusan sudah diambil, semua harus satu barisan. Itulah kekuatan PKB,” pungkasnya. (Krist)

Penulis: Kristianto Editor: Bama
Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600