BeritaPolitikRagam Daerah

Muscab X PPP Kabupaten Bandung Resmi Dibuka, Uu Ruzhanul Ulum Targetkan Partai Kembali Raih Kursi DPRD

118
Ketua DPW PPP Jabar KH UU Ruzhanul Ulum membuka Muscab PPP di Hotel Antik Soreang, Rabu (27/4/26)

PPP Kabupaten Bandung dan Bandung Barat gelar Muscab serentak, fokus konsolidasi dan kebangkitan partai jelang Pemilu mendatang.

Kab Bandung/ secondnewsupdate.co.id – Musyawarah Cabang (Muscab) X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bandung resmi dibuka oleh Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, di Hotel Antik, Soreang, Rabu (27/4/2026).

Agenda lima tahunan tersebut menjadi momentum konsolidasi internal PPP sekaligus evaluasi perjalanan partai di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat menjelang kontestasi politik berikutnya.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan itu, di antaranya Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, jajaran pengurus Plt DPC PPP Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, mantan pimpinan DPRD Kabupaten Bandung KH Qomusjudin, serta kader dan tokoh senior PPP.

Ketua Panitia Muscab, Syamsul Maarif, mengatakan pelaksanaan Muscab kali ini dibuat sederhana sebagai bentuk empati terhadap berbagai musibah yang belakangan terjadi di wilayah Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.

Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb (keempat dari kiri) didampingi Ketua DPW PPP, Jabar KH UU Huzhunul Ulum (ketiga dari kiri) berfoto bersama.usai pembukaan Muscab PPP di Hotel Antik Soreang, Rabu (27/4/26)!

Menurutnya, Muscab mengusung tema “Mengembalikan PPP sebagai Wadah Perjuangan Ulama dan Umat”, sekaligus menjadi langkah awal membangkitkan kembali kekuatan partai.

“Seluruh kader PPP siap menyukseskan Muscab X Kabupaten Bandung dan Muscab V Kabupaten Bandung Barat. Ini bagian dari upaya konsolidasi besar untuk kebangkitan partai,” ujar Syamsul.

Ia juga mengingatkan bahwa PPP pernah berada di masa kejayaan. Pada Pemilu 1999, PPP berhasil meraih 11 kursi DPRD Kabupaten Bandung. Namun, perolehan itu terus menurun pada pemilu berikutnya hingga kini tak lagi memiliki wakil di parlemen daerah.

“Disiplin kader terhadap kepemimpinan menjadi kunci keberhasilan partai. Sebaliknya, jika kader berjalan sendiri-sendiri dan merasa paling benar, maka partai akan sulit berkembang,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menilai Muscab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum refleksi dan evaluasi kinerja kader.

Ia mendorong seluruh kader PPP untuk membangun kolaborasi dengan pemerintah melalui pendekatan pentahelix, yakni sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.

“Muscab harus menjadi titik evaluasi sekaligus perencanaan masa depan. Kader PPP perlu meningkatkan kualitas SDM agar semakin mendapat kepercayaan masyarakat,” ujar Ali.

Dalam sambutannya, Uu Ruzhanul Ulum menegaskan target besar PPP di Kabupaten Bandung adalah kembali solid dan merebut kursi DPRD pada Pemilu mendatang.

Ia menilai kekuatan partai harus dibangun melalui kepemimpinan amanah, visi yang jelas, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Saya bangga melihat semangat kader PPP Kabupaten Bandung dan Bandung Barat. Kehadiran Wakil Bupati Bandung menjadi bentuk dukungan yang sangat berarti bagi partai,” kata Uu.

Uu juga menekankan pentingnya harmonisasi program partai dengan agenda pembangunan pemerintah daerah.

Menurutnya, partai politik harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus motivator bagi masyarakat.

“PPP harus kembali hadir memberi semangat dan solusi bagi umat. Saya optimistis kejayaan PPP seperti masa lalu bisa diraih kembali,” pungkasnya.(Apih)

Exit mobile version