Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Ragam DaerahSosialTeknologi

Ngatiyana Gaspol! Delapan Titik Pengeboran Air Bersih Diluncurkan, TNI AD Bergerak Selamatkan Ratusan Warga Cimahi dari Ancaman Kemarau

4727
×

Ngatiyana Gaspol! Delapan Titik Pengeboran Air Bersih Diluncurkan, TNI AD Bergerak Selamatkan Ratusan Warga Cimahi dari Ancaman Kemarau

Sebarkan artikel ini
Walikota Cimahi Ngatiyana (depan) berkolaborasi dengan TNI Angkatan Darat Kota Cimahi saat menyurvey 8 titik Launching Air Bersih di Cipageran Cimahi Utara

Cimahi/secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kota Cimahi bersama TNI Angkatan Darat (TNI AD) resmi menggeber Program TNI Manunggal Air Bersih Tahun 2026 dengan meluncurkan pengeboran air bersih di delapan titik yang dipusatkan di RW 21, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Minggu (28/6/2026).

Program yang diresmikan langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menjadi langkah konkret menghadapi ancaman musim kemarau panjang yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2026. 

Example 300x600

Melalui kolaborasi strategis antara Pemkot Cimahi dan Kodim 0609/Cimahi, ratusan keluarga yang selama ini mengalami kesulitan air bersih diharapkan segera memperoleh akses air layak konsumsi.

Dalam sambutannya, Ngatiyana menegaskan bahwa air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, melainkan fondasi utama kesehatan, kualitas hidup, hingga produktivitas masyarakat.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Program ini adalah bukti nyata hadirnya pemerintah bersama TNI untuk memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat,” tegas Ngatiyana.

Dalam sambutannya, Walikota Cimahi Ngatiyana menegaskan bahwa air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, melainkan fondasi utama kesehatan, kualitas hidup, hingga produktivitas masyarakat.

Antisipasi Kemarau Panjang, TNI Turun Langsung Bantu Warga

Ngatiyana mengungkapkan, program pengeboran air bersih tersebut merupakan bagian dari Program TNI Manunggal Air yang mendapat dukungan pemerintah pusat melalui Presiden RI Prabowo Subianto, dengan pelaksana teknis dari TNI Angkatan Darat.

Menurutnya, berdasarkan hasil analisis, Indonesia berpotensi menghadapi musim kemarau cukup panjang sehingga diperlukan langkah cepat untuk menjamin ketersediaan air bagi masyarakat.

“Hari ini kami berada di RW 21 Cipageran untuk melaunching delapan titik pengeboran air bersih. Mudah-mudahan selama musim kemarau nanti warga Kota Cimahi, khususnya di wilayah yang selama ini kesulitan air, tidak lagi mengalami kekurangan air bersih,” ujar Ngatiyana.

Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI AD, khususnya Kodim 0609/Cimahi, yang dinilai mampu menunjukkan kerja nyata bagi masyarakat.

“Kalau TNI sudah turun, itu kerja nyata. Program ini bukan sekadar seremoni, tetapi benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” katanya.

Lebih dari 800 Kepala Keluarga Akan Menikmati Air Bersih

Berdasarkan hasil identifikasi potensi sumber air oleh TNI AD, program ini menyasar sejumlah lokasi yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih.

Selain delapan titik pengeboran di wilayah Cipageran, program juga menjangkau beberapa lokasi lain di Kota Cimahi, di antaranya kawasan Pustu Cimenteng, Kelurahan Cigugur Tengah, serta tiga titik di Kelurahan Citeureup.

Secara keseluruhan, lebih dari 800 kepala keluarga diproyeksikan menjadi penerima manfaat langsung dari program tersebut.

Ngatiyana menegaskan angka tersebut bukan hanya statistik semata, melainkan menggambarkan ratusan keluarga yang nantinya dapat menikmati akses air bersih secara lebih mudah, aman, dan berkelanjutan.

“Di balik angka itu ada kehidupan masyarakat yang akan menjadi lebih sehat dan lebih sejahtera. Inilah makna hadirnya negara di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kedalaman Bor Capai 150 Meter

Pengeboran air bersih yang dilakukan TNI AD diperkirakan mencapai kedalaman sekitar 150 meter untuk memperoleh sumber air tanah yang stabil dan mampu memenuhi kebutuhan warga dalam jangka panjang.

Program tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, TNI, aparat kewilayahan, serta masyarakat dalam menghadapi persoalan krisis air bersih yang kerap muncul saat musim kemarau.

Pemkot Cimahi Perkuat Layanan Dasar Masyarakat

Pemerintah Kota Cimahi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan dasar masyarakat, termasuk penyediaan air minum yang memenuhi aspek kualitas, kuantitas, dan kontinuitas.

Melalui Program TNI Manunggal Air Bersih, pemerintah berharap semakin banyak wilayah yang selama ini mengalami kesulitan air dapat segera terlayani.

Ngatiyana juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat seluruh fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur saat pembangunan selesai, tetapi bagaimana seluruh masyarakat mampu menjaga dan memeliharanya sehingga tetap bermanfaat bagi generasi berikutnya,” tandasnya.

Program ini menjadi simbol kuat bahwa kolaborasi antara pemerintah dan TNI tidak hanya menjaga keamanan negara, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan paling mendasar masyarakat: air bersih. 

Dengan semangat gotong royong, Kota Cimahi optimistis mampu menghadapi tantangan musim kemarau sekaligus meningkatkan kualitas hidup warganya. (Bagdja)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600