Sragen/secondnewsupdate.co.id – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, menegaskan bahwa Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) merupakan kekuatan utama sekaligus masa depan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).
Penegasan tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0725/Sragen untuk meninjau kesiapan Yonif TP 451/Satria Mangkubumi, Kamis (16/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi sejumlah pejabat utama Kodam IV/Diponegoro, di antaranya Asops Kasdam Kolonel Inf Mahmud, Aslog Kasdam Kolonel Kav Sungudi, Asrendam Kolonel Arm Edy Susanto, Aster Kasdam Kolonel Inf Gede Setiawan, Kapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Jon Young Saragi, Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudistira, serta Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Dindin Rohidin.
Kunjungan kerja diawali dengan peninjauan Marshaling Area di eks Pabrik Karet Kedawung PTPN I Regional 3 Batu Jamus, Karanganyar, kemudian dilanjutkan ke Markas Yonif TP 451/Satria Mangkubumi di Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam menerima paparan mengenai perkembangan pembangunan satuan, kesiapan personel, hingga fasilitas pendukung yang tengah disiapkan untuk menunjang tugas operasional batalyon.
Selain menerima laporan, Pangdam juga meninjau langsung berbagai sarana dan prasarana yang telah selesai maupun yang masih dalam proses pembangunan.
Peninjauan dilakukan guna memastikan seluruh fasilitas mampu mendukung pembinaan prajurit sekaligus meningkatkan kesiapan operasional satuan.
Di hadapan sekitar 400 prajurit Yonif TP 451/Satria Mangkubumi, Mayjen TNI Achiruddin menegaskan bahwa keberadaan Batalyon Teritorial Pembangunan menjadi program strategis pemerintah dalam memperkuat pertahanan nasional.
Menurutnya, pemerintah menargetkan pembentukan 750 Batalyon Teritorial Pembangunan di seluruh Indonesia pada periode 2024–2029. Dengan kekuatan sekitar 1.100 personel di setiap batalyon, program tersebut diproyeksikan menambah sekitar 800 ribu prajurit baru bagi TNI Angkatan Darat.
“Saat ini jumlah prajurit TNI AD sekitar 350 ribu personel. Dengan tambahan sekitar 800 ribu prajurit dari Yon TP, maka kekuatan Angkatan Darat ke depan akan mencapai lebih dari satu juta personel. Karena itu Yon TP akan menjadi tulang punggung Angkatan Darat di masa mendatang,” tegas Pangdam.
Ia meminta seluruh prajurit bangga menjadi bagian dari Yonif TP dan tetap bersemangat meski saat ini masih menempati fasilitas sementara selama proses pembangunan satuan berlangsung.
“Jangan pernah menyesal berdinas di Yon TP. Satuan ini sedang dibangun dan nantinya akan menjadi salah satu satuan terbaik karena merupakan program prioritas pemerintah,” ujarnya.
Pangdam juga menekankan bahwa Yonif TP tetap merupakan satuan tempur infanteri yang harus siap melaksanakan berbagai tugas operasi kapan pun diperintahkan.
“Kalau tahun depan saya perintahkan Yonif 451 Satria Mangkubumi melaksanakan operasi, maka seluruh prajurit harus siap menjalankan tugas negara,” tandasnya.
Mengakhiri arahannya, Pangdam IV/Diponegoro mengingatkan seluruh prajurit agar selalu menjaga disiplin, moral, semangat juang, menghindari berbagai bentuk pelanggaran, serta menjaga nama baik satuan dan institusi TNI di tengah kepercayaan besar yang diberikan negara terhadap pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan. (Agus Kemplu)
















