Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaBudayaInformatikaRagam Daerah

PCNU Apresiasi Langkah Bupati Tangerang Tangani Polemik Jemaat POUK Teluknaga

992
×

PCNU Apresiasi Langkah Bupati Tangerang Tangani Polemik Jemaat POUK Teluknaga

Sebarkan artikel ini
Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid menjelaskan dalam menangani dinamika yang melibatkan jemaat POUK di Teluknaga.

Tangerang Banten// secondnewsupdate.co.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tangerang memberikan apresiasi atas langkah strategis Bupati Tangerang dalam menangani dinamika yang melibatkan jemaat POUK di Teluknaga.

Sikap ini disampaikan langsung oleh Sekretaris PCNU Kabupaten Tangerang, Muhamad Qustulani, pada Sabtu (4/4/2026). 

Example 300x600

Ia menilai Bupati telah menunjukkan kepemimpinan yang mampu menjaga keseimbangan dan keharmonisan di tengah masyarakat.

“Bupati hadir sebagai penengah yang mampu mencari solusi terbaik. Ini mencerminkan peran ulil amri yang menjaga harmoni sosial, khususnya di Teluknaga,” ujar Qustulani.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tangerang memberikan apresiasi atas langkah strategis Bupati Tangerang dalam menangani dinamika yang melibatkan jemaat POUK di Teluknaga.

Pria yang akrab disapa Gus Fani itu menegaskan, isu yang berkembang terkait dugaan pelarangan ibadah tidaklah benar. Menurutnya, tidak ada tindakan persekusi, intimidasi, maupun pembatasan terhadap umat beragama, termasuk jemaat POUK.

“Seluruh umat tetap mendapatkan hak dan pelayanan yang sama. Tidak ada pelarangan ibadah di Teluknaga,” tegasnya.

Masalah Komunikasi, Bukan Intoleransi

Qustulani menjelaskan, dinamika yang sempat muncul lebih disebabkan oleh kurangnya komunikasi yang terbuka antar pihak. 

Karena itu, ia menekankan pentingnya dialog serta penghormatan terhadap nilai adat dan budaya lokal.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar atau hoaks yang beredar di media sosial.

“Jangan didramatisasi seolah-olah terjadi intoleransi. Ini murni persoalan komunikasi dan administratif,” katanya.

Pemerintah Sudah Siapkan Solusi

PCNU menilai pemerintah daerah telah memberikan berbagai alternatif solusi yang adil dan mengakomodasi semua pihak.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap percaya kepada kebijakan yang diambil.

“Setiap keputusan tentu mempertimbangkan kemaslahatan bersama,” lanjutnya.

Teluknaga Dijaga Tetap Harmonis

Sebagai wilayah yang dikenal menjunjung tinggi toleransi, Teluknaga disebut memiliki keberagaman rumah ibadah yang tersebar di 13 desa tanpa konflik berarti selama ini.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid bersama Kapolres Metro Tangerang Kota pada tahun 2026 adalah Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si.. camat Teluknaga Kurnia dikantor kecamatan Teluknaga Sabtu (04/04/2026)

Bahkan, komunitas Tionghoa di wilayah tersebut dinilai telah berbaur dengan masyarakat lokal, termasuk dalam penggunaan bahasa dan budaya setempat.

PCNU Kabupaten Tangerang pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah serta mempertahankan karakter Teluknaga sebagai daerah yang damai dan inklusif.

“Kerukunan yang sudah terbangun harus dijaga bersama. Kami mendukung penuh langkah pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan ini,” pungkasnya. (Dia/Fn)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600