Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaRagam Daerah

Pelebaran Jalan Raya Bojong Renged–Teluknaga Masuk Tahap Pembebasan Lahan, Libatkan Lebih dari 70 Bidang Tanah

194
×

Pelebaran Jalan Raya Bojong Renged–Teluknaga Masuk Tahap Pembebasan Lahan, Libatkan Lebih dari 70 Bidang Tanah

Sebarkan artikel ini
Lanjutan pelebaran jalan didepan Sekolah SDN 1 dan SDN 2 Desa Teluknaga, kecamatan Teluknaga, kabupaten Tangerang, provinsi Banten.

Kabupaten Tangerang//secondnewsupdate.co.id – Rencana lanjutan pelebaran Jalan Raya Bojong Renged hingga Teluknaga kini memasuki tahap krusial berupa pembebasan lahan milik masyarakat. 

Proyek strategis ini digulirkan seiring meningkatnya kepadatan arus lalu lintas, terutama kendaraan besar yang melintas menuju kawasan pergudangan di wilayah utara Kabupaten Tangerang.

Example 300x600

Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Tangerang sebelumnya telah menggelar sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana pelebaran jalan tersebut. 

Kegiatan sosialisasi berlangsung di wilayah Desa Teluknaga, Kecamatan Teluknaga, dan dihadiri warga terdampak pembebasan lahan.

Kepala Bidang Pertanahan dan Pemakaman Dinas Perkim Kabupaten Tangerang, Arsudin, SH., M.Si, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan survei lanjutan, khususnya terkait penyediaan lahan pengganti untuk fasilitas pendidikan yang terdampak proyek.

Kepala Bidang Pertanahan dan Pemakaman Dinas Perkim Kabupaten Tangerang, Arsudin, SH., M.Si, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan survei lanjutan, khususnya terkait penyediaan lahan pengganti untuk fasilitas pendidikan yang terdampak proyek.

“Hari ini kami sedang melakukan survei lahan pengganti untuk SDN Teluknaga 1 yang terdampak pelebaran jalan. Sementara untuk SDN Teluknaga 2, lahan penggantinya sudah tersedia dan masih berada di wilayah Desa Teluknaga,” ujar Arsudin saat ditemui di Kantor Kecamatan Teluknaga, Rabu (14/1/2025).

Menurut Arsudin, rencana pelebaran Jalan Raya Bojong Renged–Teluknaga sebenarnya telah disusun sejak 2025. Namun, realisasinya dilakukan secara bertahap mengingat jumlah bidang tanah yang cukup banyak serta kebutuhan anggaran yang besar.

“Untuk Desa Teluknaga diperkirakan ada lebih dari 70 bidang tanah yang harus dibebaskan. Hingga saat ini baru beberapa bidang yang dapat diselesaikan pembayarannya. Prosesnya berlanjut di tahun 2026,” jelasnya.

Ia menambahkan, terdapat dua sekolah dasar yang terdampak langsung proyek pelebaran jalan, yakni SDN 1 dan SDN 2 Teluknaga, yang saat ini menggunakan satu kompleks gedung. 

Lanjutan pelebaran jalan didepan Sekolah SDN 1 dan SDN 2 Desa Teluknaga, kecamatan Teluknaga, kabupaten Tangerang, provinsi Banten.

Pemerintah daerah memastikan relokasi fasilitas pendidikan menjadi prioritas agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.

Pembebasan lahan, lanjut Arsudin, ditargetkan selesai secara bertahap hingga akhir 2026. Sementara itu, pembangunan fisik jalan akan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) melalui Bidang Bina Marga pada tahun berikutnya.

“Untuk wilayah Desa Bojong Renged, pembebasan lahannya sudah tuntas sejak 2025. Sedangkan Desa Teluknaga dilanjutkan pada 2026, dan pembangunan jalannya direncanakan mulai 2027,” katanya.

Arsudin juga menegaskan bahwa proses pembebasan lahan dilakukan secara menyeluruh dan tidak parsial, karena setiap bidang tanah memiliki dokumen kepemilikan yang harus diverifikasi satu per satu.

Terkait nilai ganti rugi, pemerintah daerah telah melakukan musyawarah bersama warga di tingkat desa. Kesepakatan dicapai dengan memisahkan nilai tanah dan bangunan.

“Prinsipnya pemerintah melakukan ganti untung, bukan merugikan masyarakat. Untuk tahun 2026 ada penyesuaian nilai karena perbedaan tahun anggaran,” tegasnya.

Dari total lebih dari 70 bidang tanah, hingga kini baru tujuh bidang yang telah dibayarkan dengan nilai mencapai Rp8 miliar. Setelah menerima pembayaran, pemilik lahan diminta melakukan pembongkaran bangunan secara mandiri, sebagaimana yang telah dilakukan warga Desa Bojong Renged pada tahap sebelumnya.

“Mudah-mudahan di Desa Teluknaga juga berjalan lancar seperti di Bojong Renged,” pungkas Arsudin.

Proyek pelebaran Jalan Raya Bojong Renged–Teluknaga dinilai vital untuk meningkatkan kelancaran transportasi, memperkuat konektivitas wilayah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan utara Kabupaten Tangerang. (Diana)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600