HukumKriminal

Pengeroyokan Berdarah di Tarogong Kaler Garut Terungkap, Polisi Ringkus 22 Terduga Pelaku

113
Para pengeroyokan yang terjadi di kawasan Jalan Prof. KH. Anwar Musaddad, Desa Tanjungkamuning, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, saat digiring masuk mobil tahanan untuk dibawa ke markas polres Garut

Jawa Barat, Garut l secondnewsupdate.co.id – Polres Garut bersama Polsek Tarogong Kaler berhasil mengungkap kasus dugaan pengeroyokan yang terjadi di kawasan Jalan Prof. KH. Anwar Musaddad, Desa Tanjungkamuning, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Dari hasil penyelidikan intensif, polisi telah mengamankan 22 terduga pelaku, sementara tiga orang lainnya masih dalam pengejaran.

Peristiwa dugaan pengeroyokan tersebut terjadi pada Minggu, 2 Agustus 2026, sekitar pukul 00.49 WIB, tepatnya di depan Warung Nasi Pada Moro Sedap Wangi.

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra mengatakan, setelah menerima laporan, jajarannya langsung bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti, serta melakukan penyelidikan secara intensif.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kejadian bermula ketika korban bersama beberapa rekannya berada di depan warung makan. 

Tak lama kemudian, mereka didatangi sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah sekitar 25 orang.

Kelompok tersebut diduga melakukan pengeroyokan menggunakan senjata tajam dan benda tumpul. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian kepala, sementara seorang rekannya juga mengalami luka akibat aksi kekerasan tersebut.

Dari hasil pengembangan kasus, hingga Selasa (4/8/2026), Polres Garut bersama Polsek Tarogong Kaler berhasil mengamankan 22 orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Sementara tiga orang lainnya masih berstatus dalam pencarian.

Menurut hasil pemeriksaan awal, masing-masing terduga pelaku diduga memiliki peran berbeda, mulai dari melakukan pemukulan terhadap korban, merusak kendaraan milik korban, hingga berperan sebagai pengendara sepeda motor atau joki. Seluruh peran tersebut masih terus didalami oleh penyidik.

“Saat ini seluruh terduga pelaku telah diamankan di Polres Garut guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Kami juga berkomitmen menuntaskan penanganan perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Garut,” ujar Niko kepada awak media, Rabu (5/8/2026).

Polres Garut menegaskan proses penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara menyeluruh motif, peran masing-masing terduga pelaku, serta memburu tiga orang yang hingga kini masih dalam daftar pencarian. 

Polisi juga mengajak masyarakat untuk mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum dan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya (Agung)

Exit mobile version