BeritaEntertainmentGaya hidupHeadlineRagam Daerah

Perkuat Keterbukaan Informasi, Ditjenpas Jabar Gandeng PWI: 1.000 Wartawan Siap Bersinergi

118
Kakanwil Ditjenpas Jawa Barat Yudi Suseno (kanan) berikan cendramata kepada ketua PWI Jabar Tantan Sulthon Bukhawan (kiri)

Bandung, Jabar | secondnewsupdate.co.id – Memperkuat keterbukaan informasi publik di lingkungan pemasyarakatan menjadi salah satu fokus sinergi antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat.

Komitmen tersebut mengemuka saat Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Barat, Yudi Suseno, mengunjungi PWI Jawa Barat untuk membangun komunikasi dan mempererat kolaborasi dengan insan pers, khususnya dalam penyampaian informasi mengenai berbagai dinamika di lembaga pemasyarakatan (lapas). Selasa (13/10/2026).

Yudi menilai, pers memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat memahami pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. 

Karena itu, komunikasi yang baik antara jajaran Ditjenpas dan wartawan diperlukan agar informasi yang diterima publik disampaikan secara akurat, berimbang, dan berdasarkan fakta.

Menurutnya, sinergi dengan organisasi wartawan juga dapat membantu petugas pemasyarakatan mengenali identitas wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik.

Langkah tersebut diharapkan mendukung kelancaran koordinasi saat peliputan berlangsung di kantor maupun lingkungan lapas.

Di sisi lain, hubungan yang profesional antara lembaga pemerintah dan media dinilai penting untuk menjaga transparansi sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan.

Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon, menyambut baik upaya memperkuat sinergi tersebut. Ia menegaskan, PWI siap membangun kerja sama dengan jajaran Ditjenpas demi mendukung penyampaian informasi yang dibutuhkan masyarakat.

“Kita memiliki kurang lebih 1.000 wartawan yang tersebar di kota dan kabupaten. Kami siap bersinergi,” ujar Tantan.

Menurutnya, komunikasi yang terjalin dengan baik dapat memperkuat hubungan antara jajaran pemasyarakatan dan insan pers di berbagai daerah. 

Dengan demikian, informasi mengenai kegiatan maupun persoalan di lingkungan lapas dapat disampaikan kepada masyarakat secara proporsional.

Sementara itu, Sekretaris Umum PWI Jawa Barat, Sandy Ferdiana, menekankan pentingnya pemahaman yang utuh terhadap setiap persoalan agar masyarakat memperoleh gambaran sesuai kondisi sebenarnya di lapangan.

Ia berpandangan, informasi yang lengkap dan berimbang menjadi salah satu unsur penting dalam membangun pemahaman publik. Oleh sebab itu, PWI Jawa Barat menyatakan kesiapan untuk mendukung penyampaian informasi melalui praktik jurnalistik yang profesional.

Sandy juga berharap komunikasi antara PWI Jabar dan Ditjenpas Jabar dapat menjadi ruang koordinasi untuk memperjelas informasi serta meluruskan persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Melalui penguatan sinergi ini, hubungan antara jajaran pemasyarakatan dan media diharapkan semakin terbuka dan konstruktif. 

Keterbukaan komunikasi tersebut menjadi penting agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas, akurat, dan berimbang mengenai dinamika pemasyarakatan di Jawa Barat. (Ast)

Exit mobile version